Politisi Golkar Sulhajji Jompa Dukung Rudy Susmanto: Strategi Besar Menuju Pilkada Bogor 2024

Sulhajji Jomda siap jadi wakil Riudy Susmanto di Pilkada Kabupaten Bogor/Istimewa
Sulhajji Jomda siap jadi wakil Riudy Susmanto di Pilkada Kabupaten Bogor/Istimewa
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Fungsionaris DPP Golkar yang juga Bakal Calon Bupati Bogor, Sulhajji Jompa menyampaikan bahwa simpatisannya akan dibawa untuk mendukung Bakal Calon Bupati Bogor dari Partai Gerindra, Rudy Susmanto.

Hal itu disampaikan Sulhajji saat merespons rekomendasi DPP Gerindra kepada Rudy Susmanto untuk maju pada kontestasi Pilkada Kabupaten Bogor 2024.

“Allhamdulillah gerindra sudah mengambil keputusan yang terbaik,” kata Sulhajji, Rabu (17/7).

Sulhajji mengaku sangat menerima jika ia dipasangkan dan menjadi pendamping dengan Rudy Susmanto di Pilkada Kabupaten Bogor.

Baca Juga:Mulai Bahas KUA-PPAS 2025, DPRD Kota Bogor Prioritaskan Anggaran Sesuai Kebutuhan MasyarakatPPDB 2024: Disdik Jabar Temukan 51 Siswa Baru di Depok Lakukan Pencucian Rapor

“Memang selama ini yang bangun komunikasi cukup intens adalah dengan Gerindra. Posisi Gerindra selayaknya memang menjadi Bupati nah kalau kemudian saya dipandang punya kapasitas atau dianggap cocok untuk berpasangan dengan Rudy Susmanto ya saya kira sah-sah saja,” papar dia.

Ia bahkan tidak ragu membawa gerbong atau para simpatisan dia untuk mendukung Rudy Susmanto di Pilkada 2024, termasuk pendukungnya dari partai Golkar.

“Tentu saya juga punya gerbong tentu tim saya, relawan saya semua akan mendukung penuh dan saya termasuk allhamdulillah punya jaringan yang kuat juga di semua organisasi massa yang ada di Kabupaten Bogor,” lanjutnya.

Tak hanya itu, Sulhajji Jompa juga meyakini bawa caleg DPR RI Dapil Jabar V Kabupaten Bogor, Apriyadi Malik juga turut mendorong gerbongnya masuk ke barisan Rudy Susmanto.

“Saya kira Apriyadi Malik juga iya saya kira akan mengalir orang-orang teman teman yang akan mendukung saya kan akan keliatan kepermukaan bahwa oh ini pendukung Sulhajji banyak Insa allah termasuk dari Golkar juga,” jelas dia.

“Saya kader Golkar tidak ada maksud untuk mecah-mecah tapi masyarakat punya kedewasaan untuk melihat mana yang terbaik mana yang memberikan harapan kepada masyarakat di masa depan,” tutupnya.

0 Komentar