Lewat Geber dan Tampan, Mahasiswa KKN Bhakti Kencana Tematik Cegah Tingginya PTM di Jatimulya Sumedang

Lewat Geber dan Tampan, Mahasiswa KKN Bhakti Kencana Tematik Cegah Tingginya PTM di Jatimulya Sumedang
Lewat Geber dan Tampan, Mahasiswa KKN Bhakti Kencana Tematik Cegah Tingginya PTM di Jatimulya Sumedang
0 Komentar

JABAR EKSPRES –  Di tengah gempuran modernisasi dan gaya hidup serba cepat, Desa Jatimulya tak luput dari ancaman penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung.

Penyakit tersebut sering menghantui masyarakat, terutama para lansia. Angka cakupan pelayanan kesehatan penderita hipertensi berdasarkan pengukuran tekanan darah di Jawa Barat pada tahun 2020 adalah sebesar 34,7 persen.

Berdasarkan hasil Riskesdas 2018, prevalensi hipertensi berdasarkan pengukuran pada penduduk > 18 tahun sebesar 39,6 meningkat dari hasil Riskesdas 2013 sebesar 29,4.

Baca Juga:Digitalisasi Menjadi Peluang Emas bagi Pengusaha Ultra MikroWilujeng Sumping! Igor Tolic Ganti Peran Goran Paulic Jadi Asisten Pelatih Persib

Kabupaten Sumedang merupakan salah satu kabupaten yang termasuk pada cakupan pelayanan kesehatan penderita Hipertesni Ke 4 dengan persentase 91,4% Se Provinsi Jawa Barat (Dinkes Jawa Barat, 2020).

Hipertensi menyumbang angka persentase tertinggi dengan 50.783% dalam 10 penyakit teratas di Kabupaten Sumedang berdasarkan laporan 10 besar Puskesmas pada bagian kesehatan primer dan tradisional (Dinas kesehatan, 2022).

Hasil analisis dan juga Data Skunder yang didapatkan Menurut (Puskesmas Situ, 2023) Penderita Hipertensi dari Jenis Kelamin, Kecamatan dan Puskesmas Kabupaten / Kota Sumedang Tahun 2023 Penderita Hipertensi di Kecamatan Sumedang Utara Wilayah Kerja Puskesmas Situ dari 5 Desa 1 Kelurahan terdapat Jumlah Estimasi Penderita Hipertensi Berusia ≥ 15 Tahun berjumlah 5.999 Jiwa dan untuk penderita DM terdapat 709 Jiwa.

Melihat dari data yang ada,mahasiswa KKN Tematik PTMGRMD yang ditugaskan di Desa Jatimulya, tergerak untuk mengambil langkah nyata dalam menangkal ancaman PTM.

Dengan program Geber Pekan PTM atau Gerakan Bersama Peka Kesehatan Penyakit Tidak Menular, seluruh stakeholder yang ada diharapkan agar senantiasa peka pada kesehatan dimuai dari diri pribadi supaya dapat mencegah serta mengendalikan penyakit tidak menular secara sedini mungkin.

Proram selanjutnya SI TAMPAN Inovasi Taman Kehidupan yang dimana dismapikan olahan tanaman yang dapat diolah menjadi sumber obat herbak untuk penanganan masalah kesehatan serta dibuatkan satu tempat yang didalamnya terkumpul macam – macam tumbuhan obat keluarga.

 

 

Bekerja sama dengan Pihak Puskesmas Situ, mahasiswa KKNT Universitas Bhakti Kencana menyelenggarakan acara GEBER PEKAN PTM (Gerakan Bersama Peka terhadap Kesehatan Penyakit Tidak Menular) dan program SI TAMPAN (Inovasi Taman Kehidupan) di GOR Desa Jatimulya.

Baca Juga:DPRD Kota Bogor Bakal Banding Raperda Pinjol ke Pemprov JabarYunandar: Perda Kepariwisataan untuk Penggerak Ekonomi dan Pemenuhan Hak Asasi, Beri Perlindungan Pramuwisata Lokal dan Genjot Sektor MICE

Kegiatan edukasi yang meliputi Skrinning Kesehatan gratis diantaranya pengukuran tekanan darah, tinggi badan, berat badan, gula darah, kolesterol, dan asam urat.

0 Komentar