JABAR EKSPRES, BANDUNG – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan mendorong eksekusi Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Legok Nangka bisa lebih cepat dari target. Hal itu diungkapkannya saat menyaksikan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Gedung Sate, Jumat (28/06).
PKS itu dilangsungkan antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar dengan PT Jabar Environmental Solution dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia. Tentunya terkait eksekusi pengolahan sampah untuk menghasilkan listrik itu.
TPPAS itu memiliki kapasitas 1.852 sampai 2.131 ton perhari. Targetnya dari proyek itu bisa menghasilkan 40 megawat listrik.
Baca Juga:Kronologi Serangan Siber PDNS 2, Begini Penjelasan Menkominfo!Kemlu Tekankan Kolaborasi Kementerian dan Lembaga Dalam Pemberantasan TPPO
“Incinerator kapasitas 25-50 ton di kampung-kampung, itu juga akan membantu mengurangi masalah sampah,” bebernya.
