JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus melakukan pengembangan atau penyempurnaan layanan Sistem Informasi Berbagi Aduan dan Saran (SiBadra) yang dikelola oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bogor.
Dalam perjalanannya, SiBadra yang baru diluncurkan pada 2019 sudah melakukan trial and error atau uji coba pada tahun 2018 dengan nama BISA (Bogor Integrated System Aspiration) atau Aplikasi Sistem Aspirasi Terintegrasi Kota Bogor.

Analis Sistem Informasi dan Diseminasi Hukum Diskominfo Kota Bogor, Syukri Sayyid Ahmad mengatakan SiBadra merupakan program dari Pemkot Bogor menuju Smart City atau Kota Cerdas.
Baca Juga:Jaksa Sebut Ada Potensi Tersangka Baru Atas Dugaan Kasus Korupsi Pemberian Kredit Macet Senilai Rp4,48 MiliarPolres Sukabumi Selidiki Kasus Temuan Kerangka Perempuan di Kebun Kosong
“SiBadra memiliki admin, verifikator yang bekerja selama 24 jam setiap hari yang bertugas secara shifting. Untuk alur aduan yang sudah dikirim oleh pelapor maka akan segera diverifikasi, setelah itu diteruskan ke dinas-dinas atau OPD terkait sesuai dengan tugas dan fungsinya. Proses ditindaklanjuti paling lambat 2 hari,” ucap Syukri.

Sementara untuk indikator kepuasan masyarakat, SiBadra sejak Januari 2024 telah melakukan e-Survei kepada penggunanya. Terakhir Survei kepuasan masyarakat dilakukan pada periode triwulan 1 tahun 2024 dalam jangka waktu tiga bulan yang dimulai dari 1 Januari sampai dengan 31 Maret 2024.
