Muhadjir sebut Pemda Bisa Gunakan Infrastruktur Sosial Atasi Stunting

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy. Foto/ANTARA
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy. Foto/ANTARA
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy menilai pemerintah daerah (pemda) dapat manfaatkan infrastruktur sosial dalam mengatasi persoalan stunting.

‘’(Upaya yang bisa dilakukan) Termasuk memanfaatkan infrastruktur atau pranata sosial ya. Misalnya perkumpulan pengajian, kemudian juga ibu-ibu PKK,’’ kata Menko Muhadjir Effendy dikutip dari ANTARA Jumat (14/6).

Muhadjir juga menilai pemda dapat memanfaatkan pendekatan kearifan lokal dalam mengatasi stunting, seperti yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Palu.

Baca Juga:Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pencurian Porperti Rel Kereta Milik PT KAIKPPPA Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Siswi SMK Diduga Jadi Korban Perundungan

‘’Nosiala pale itu artinya kita bergotong royong, bekerja sama untuk menyelesaikan semua persoalan stunting yang ada di Kota Palu,’’ kata Muhadjir.

Penurunan angka stunting itu pun diapresiasi langsung oleh Menko Muhadjir. Ia berharap penurunan angka stunting di Kota Palu dapat semakin optimal dengan keberadaan Gerakan Intervensi Serentak pencegahan stunting.

Menurut Muhadjir, melalui gerakan tersebut pihak Posyandu Angkasa melakukan sejumlah langkah pendeteksian stunting, seperti pengukuran berat dan tinggi badan anak.

0 Komentar