Pentingnya Penyesuaian Bahan Bakar, Uji Emisi Dilakukan Secara Berkala

Doc. Uji Emisi Kendaraan Hari Kedua DLH Cimahi di Jalan H.M.S Mintaredja, Kelurahan Baros, Rabu (12/6). (Mong)
Doc. Uji Emisi Kendaraan Hari Kedua DLH Cimahi di Jalan H.M.S Mintaredja, Kelurahan Baros, Rabu (12/6). (Mong)
0 Komentar

“Disitu ditetapkan ada beberapa parameter yang harus kita ukur dan kita lihat,” ujar Ario.

“Kalau misalkan dibawah ambang batas, kita nyatakan lulus. Kalau lebih, walaupun 0,01 kita langsung menyatakan tidak lulus,” imbuhnya.

Berbagai parameter akan ditampilkan dalam tabel, yang mencakup lima item. Informasi rinci mengenai item-item tersebut dapat terlihat.

Baca Juga:238 Balita Terindikasi Stunting, Begini Kata Dinkes Kota BanjarWacana Perluasan Tahura jadi 3.200 Hektar Kian Sirna

Menurutnya, emisi gas buang kendaraan bermotor merupakan penyumbang terbesar polusi udara di perkotaan.

“Maka dari itu, kita coba pantau, kita coba nilai, dan hitung seberapa besar dampaknya di Kota Cimahi,” ujarnya.

Meskipun indeks kualitas udara Kota Cimahi sudah dua tahun berturut-turut berada dalam kategori terbaik di wilayah Bandung Raya. Ario mengatakan, uji emisi akan tetap dilakukan secara berkala untuk menjaga dan meningkatkan kualitas udara.

“Semua kendaraan kita tes kecuali kendaraan niaga, karena kalau kendaraan niaga itu kan sudah ada bagiannya sendiri dan Dishub untuk KIR,” terangnya.

Dalam dua hari pertama, Ario menerangkan, hingga pukul 11.00 hari ini, sebanyak 570 kendaraan telah diuji emisi. Dari jumlah tersebut, sekitar 27 kendaraan tidak lolos uji emisi dengan berbagai alasan.

“Cuman kalau untuk hasil tesnya sendiri dari 570 kendaraan yang sudah dites yang tidak lulus di angka 27,” tandasnya. (Mong)

0 Komentar