JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota (Pemkot) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menggagas sejumlah inovasi dalam pengelolaan lingkungan untuk menjawab persoalan yang dihadapi dan dirasakan oleh masyarakat.
Pj Wali Kota Padang Andree Algamar di Padang, Senin (10/6) mengatakan inovasi yang dihadirkan itu terutama untuk merespon isu lingkungan di Kota Padang, berupa belum maksimalnya pengelolaan sampah, kebencanaan, alih fungsi lahan, dan pencemaraan air.
Andree juga menjelaskan inovasi EcoEdu wisata TPA yaitu menjadikan TPA Aie Dingin sebagai salah satu destinasi pembelajaran lingkungan hidup.
Baca Juga:Saat Menjabat Jadi Wagub Sulsel, SYL Disebut Pernah Tolak Uang Satu KardusTimwas Haji DPR Dorong Upaya Penggunaan Bahan Baku Lokal untuk Kebutuhan Jamaah Haji Indonesia
Lalu, perencanaan Refuse Derived Fuel (RDF) yang nanti berfungsi untuk pengelolaan sampah menjadi energi alternatif pengganti batu bara.
Dalam sesi penilaian secara online ini, Tim Panelis Nirwasita Tantra juga mewawancarai Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani terkait kebijakan perundang-undangan dalam upaya pengelolaan lingkungan hidup dan dukungan anggaran.
Penghargaan Nirwasita Tantra merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada kepala daerah yang kepemimpinannya dianggap berhasil merumuskan dan menerapkan kebijakan sesuai prinsip metodologi Pembangunan berkelanjutan, sehingga bisa memperbaiki kualitas lingkungan hidup di daerahnya.
