Rahasia Agar Doa Cepat Dikabulkan

JABAR EKSPRES – Sering kali kita mempertanyakan saat doa kita tidak juga dikabulkan oleh Allah. Padahal yang perlu kita lakukan adalah mencari tahu kekurangan kita agar doa cepat dikabulkan.

Ada satu rahasia agar doa cepat dikabulkan Allah, dan ini bisa kita lakukan atau kita perbaiki secara perlahan.

Rahasia tersebut adalah sebuah kesalahan yang sering kali dilakukan manusia, dimana sifat manusia hanya mengingat Allah di saat sedang susah saja.

Sedangkan di saat senang, kita kadang lupa dan lalai terhadap Allah. Tidak menyegerakan panggilan Allah dan lupa berdoa karena merasa sudah tercukupi segalanya.

Baca juga : Bukan Al Fatihah, Ini Doa yang Benar Untuk Orang yang Sudah Meninggal

Padahal, jika ingin Allah cepat kabulkan doa kita, kita harus selalu mendekatkan diri pada Allah, bukan hanya mendekatinya saat kita susah saja.

Hal ini berdasarkan pada sebuah hadits, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ سَرَّهُ أَنْ يَسْتَجِيبَ اللَّهُ لَهُ عِنْدَ الشَّدَائِدِ وَالكَرْبِ فَلْيُكْثِرِ الدُّعَاءَ فِي الرَّخَاءِ

Barangsiapa yang suka Allah mengabulkan doanya ketika susah dan menderita, maka hendaknya ia memperbanyak doa ketika lapang.” (HR. Tirmidzi, Shahihul Jami’ no. 6290)

Syaikh Ali Al-Qari menjelaskan bahwa hadis ini menujukkan ciri khas seorang mukmin, beliau berkata,

ﻣِﻦْ ﺷِﻴﻤَﺔِ ﺍﻟْﻤُﺆْﻣِﻦِ ﺍﻟﺸَّﺎﻛِﺮِ ﺍﻟْﺤَﺎﺯِﻡِ ﺃَﻥْ ﻳَﺮِﻳﺶَ ﻟِﻠﺴَّﻬْﻢِ ﻗَﺒْﻞَ ﺍﻟﺮَّﻣْﻲِ، ﻭَﻳَﻠْﺘَﺠِﺊَ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ ﻗَﺒْﻞَ ﻣَﺲِّ ﺍﻟِﺎﺿْﻄِﺮَﺍﺭِ

Di antara ciri khas serorang mukimin yaitu sering bersyukur dan memperhatikan panah sebelum melepaskannya, kembali kepada (mengingat) Allah sebelum padanya tertimpa kesulitan.” (Mirqatul Mafatih 4/1531)

maksud ungkapan diatas adalah, sebaiknya seorang mukmin tidak menjadikan Allah sebagai pilihan terakhir ketika gembira, namun menjadi pilihan utama ketika bersedih dan susah.

Nabi shalallahu alaihi wa sallam bersabda,

ﺗَﻌَﺮَّﻑْ ﺇﻟَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻓِﻲ ﺍﻟﺮَّﺧَﺎﺀِ ﻳَﻌْﺮِﻓُﻚ ﻓِﻲ ﺍﻟﺸِّﺪَّﺓِ

Kenalilah (ingatlah) Allah di waktu senang pasti Allah akan mengingatmu di waktu sempit.” (HR. Tirmidzi)

Allah berfirman

فَلَوْلَا أَنَّهُ كَانَ مِنَ الْمُسَبِّحِينَ – لَلَبِثَ فِي بَطْنِهِ إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ

Maka kalau sekiranya dia (sebelumnya) tidak termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah, niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit (kiamat).” (QS. Ash Shaaffaat: 144).

Baca juga : 17 Golongan Orang yang Selalu Didoakan Para Malaikat

Bukan hanya untuk berdoa, hendaknya di waktu senang dan lapang kita juga sering salat malam meminta dan mencari rida Allah. Banyak bersedekah walaupun sedikit. Sering membaca Alquran dan menunaikan hak Allah pada zakat. Tidak lupa beristigfar dan zikir di mana saja dan kapan saja.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan