JABAR EKSPRES – Kabul menyambut baik rencana Rusia untuk menghapus Taliban (yang masih berada di bawah sanksi PBB) dari daftar teroris, ungkap kepala kantor politik Taliban di Qatar, Suhail Shaheen, kepada Sputnik pada Senin.
Sebelumnya pada hari yang sama, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menyatakan bahwa Taliban adalah otoritas sebenarnya di Afghanistan dan rencana untuk menghapus mereka dari daftar organisasi terlarang di Rusia mencerminkan kenyataan tersebut.
Utusan Khusus Presiden Rusia untuk Afghanistan, Zamir Kabulov, juga mengatakan bahwa status Taliban di Rusia menghambat perkembangan hubungan antara Moskow dan Kabul.
Taliban ingin mengembangkan hubungan yang positif dengan dunia, lanjutnya.
