Pada 23 Mei 2024 air danau Kawah II berwarna biru muda sama seperti pemeriksaan sebelumnya, teramati juga endapan beleran berwarna kuning bertebarn di atas.
Sementara, untuk pengamatan kegempaan selama periode 1 sampai 23 Mei 2024 tercatat ada satu kali gempa vulkanik dangkal, 77 kali gempa vulkanik dalam, 30 kali gempa tektonik lokal, dan 85 gempa tektonik jauh.
Ia juga menambahkan pengamatan visual mengindikasikan terjadinya pelarutan batuan pada Kawah I dan naiknya fluida magmatic ke permukaan yang ditunjukan dari peningkatan suhu air danau Kawah II.
Baca Juga:Polisi Amankan Remaja Konvoi Sambil Bawa SajamKawah Nirwana di Lampung Barat Alami Erupsi Sebanyak 3 kali
Saat ini Gunung Kelimutu mempunyai potensi bahaya berupa erupsi freatik dan magmatic yang mengahsilkan lontaran material dalam radius 250 meter.
