JABAR EKSPRES – Bayi berusia kurang dari dua bulan bernama Rifki asal kampung Kamandoran Rt1/Rw10, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, lahir tanpa lubang anus. Meski demikian, nantinya Rifki harus menjalani serangkaian proses operasi.
Operasi pertama dibuatkan lubang pembuangan sementara di perut sebelah kiri, nantinya ia akan menjalani 2 operasi lanjutan, ketika berusia 6 bulan dan pasca 1 tahun.
“Kadang ada uang untuk beli kantong, tapi sulit untuk makan. Makanya kami sering meminta bantuan juga ke keluarga,” terang Laras pada awak media beberapa waktu lalu.
Baca Juga:Soroti Polemik PPDB, Komisi IV dan Disdik Kota Bogor Rumuskan Kebijakan Baru1 Unit Mobil di Ciawi Bogor Raib Digondol Maling, Polisi Olah TKP
Sambung Laras, tak jarang ada relawan juga yang membantu keadaan Rifki, namun saat ini pihak keluarga masih waswas sebab ada kesalahan pada tanggal lahir ayah Rifki di kartu keluarga, hal itu di khawatirkan akan berdampak pada proses administrasi.
Namun saat ini pihak keluarga sedang mengurusnya. Laras juga mengungkap bahwa saat operasi pertama Rifki menggunakan KIS milik sang ibu.
“Kami akan mengurusnya lagi karena butuh lengkap untuk operasi selanjutnya. Buat jaga-jaga kalau KIS nya Imas (Ibu rifki) tidak bisa digunakan,” kata Imas.
Imas berharap akan uluran tangan dari pihak mana pun untuk proses kesembuhan keponakannya itu, sebab hal itu dirasa akan sangat membantu pihak keluarga.
“Mudah-mudahan dari relawan bantuan terus berjalan, siapa aja yang niatnya baik tidak menyudutkan,” imbuh Imas.
Akses Layanan Kesehatan Sedang di bantu Desa
Agung Pratama selaku kepala Desa Karangtengah mengungkap bahwa, saat ini pihaknya sedang membantu pengurusan akses kesehatan.
Sebelumnya juga keluarga Rifki telah mengajukan surat keterangan tidak mampu (SKTM), namun saat itu keluarga Rifki tak menjelaskan kelainan yang dialami sang anak.
