Gara-Gara Uang Rp300 Ribu, Ijal Tega Habisi Nyawa Didi

Petugas Inafis Polres Cimahi membawa jenazah Didi Hartanto korban pembunuhan di Kompleks Bumi Citra Indah 2, RT 06 RW 13, Desa Pataruman, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Selasa (16/4).
Petugas Inafis Polres Cimahi membawa jenazah Didi Hartanto korban pembunuhan di Kompleks Bumi Citra Indah 2, RT 06 RW 13, Desa Pataruman, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Selasa (16/4).
0 Komentar

Dari keterangan keluarga Ijal, lanjut Aldi, terduga pelaku membawa motor milik korban kemudian disimpan di rumah kontrakan orangtua mereka. Lalu pada 10 April, didapat informasi bahwa Ijal menghubungi saudaranya bahwa Didik sudah meninggal dunia.

“Si Ijal ini lalu menyerahkan satu buku sertifikat Hak Guna Bangun dan akta jual beli tanah atas nama korban,” kata Aldi.

Di Minggu, 14 April, kepolisian menemukan keberadaan Ijal di Jakarta. Namun ia masih sempat kabur-kaburan dari kejaran polisi. Sampai akhirnya keesokan harinya Ijal diamankan.

Baca Juga:Hari Terakhir Imbauan Simpatik, Ini Langkah Pemkot Antisipasi PendatangDiduga Jadi Korban Pembunuhan, Honorer BKIPM Bandung Ditemukan Tewas Terkubur di Dapur Rumahnya

“Baru Senin 15 April 2024, diketahui keberadaan Ijal sudah berpindah ke wilayah Cipeuyeum, Cianjur. Setelah dilakukan penyelidikan berhasil diamankan,” kata Aldi.

Setelah diperiksa, Ijal kemudian mengakui ia telah membunuh korban Didi dan menguburnya di dalam rumah. “Ijal kemudian menunjukkan pada polisi lubang tempat ia mengubur korban,” pungkasnya. (ziz)

0 Komentar