DPRD Minta Pemkab Bandung Segera Perbaiki Jalan Menuju Stasiun Tegalluar

JABAR EKSPRES – Kondisi akses jalan menuju ke Stasiun Tegalluar, Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Whoosh cukup menyita perhatian publik.

Pasalnya akses yang berlokasi di wilayah Desa Cibiruhilir, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung itu rusak cukup parah, bahkan penerangan jalan umum (PJU) pun mimim hingga setiap malan gelap gulita.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Bandung, Riki Ganesa mengatakan, terkait kondisi jalan yang rusak mengaku prihatin.

“Jujur, melihat jalan menuju Stasiun Whoosh Tegalluar rusak berat dan tak layak, saya prihatin,” kata Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Dapil 3, Selasa (9/4).

Menurutnya, pihak pemerintah perlu segera memberikan perhatian terkait perbaikan jalan yang rusak tersebut, mengingat statusnya sudah bukan jalan desa melainkan jalan kabupaten.

“Terutama Pemkab Bandung untuk segera menyentuh jalan yang rusak tersebut,” ujarnya.

BACA JUGA: Seekor Monyet Acak Dapur dan Curi Ketupat Warga di Cimekar Bandung

Riki yang duduk di Komisi A DPRD Kabupaten Bandung itu menerangkan, saat ini Stasiun Tegalluar sebagai pemberhentian Kereta Cepat Whoosh, tengah menjadi sorotan, maka akses jalan pendukung perlu dibenahi.

“Kereta Cepat Whoosh dengan Stasiun Tegalluar kebanggaan dan jadi etalese Kabupaten Bandung, di wilayah Timur,” terangnya.

Melalui pantauan di lapangan, Selain akses jalan, baik menuju Kota Bandung, Cileunyi dan Rancaekek Kabupaten Bandung sempit dan rusak, juga tak ada penerangan jalan umum (PJU).

Kerusakan jalan terlihat dari arah Stasiun Teggalluar ke Stasiun Cimekar (Cimencrang). Meski ada perbaikan, jalan yang berlubang hanya “diampar” begitu.

Yang lebih parah, jalan sekitar dengan panjang sekitar 500 meter di Babakan Sayang RW05, Desa Cibiruhir, tepat di depan dan di bawah Stasiun KCIC Tegalluar amburadul yang menyisakan tanah.

BACA JUGA: Akses Jalan ke Stasiun Kereta Cepat Tegalluar Rusak Parah, Padahal Statusnya Sudah Jadi Jalan Kabupaten

Bahkan, warga disana memasang 4 banner bertuliskan kritik atau curhatan warga. Salah satu banner tertulis, “Hati-hati, mohon maaf perjalanan anda tergangggu sedang menunggu perbaikan jalan”.

Ketika ditanya, siapakah yang memasang 4 banner betuliskan kritik dan cuhatan yang dipasang di jalan rusak di Kampung Babakan Sayang, depan Stasiun Tegalluar.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan