Upaya Disdik Kota Cimahi Ciptakan Kesetaraan Pendidikan

CIMAHI, JABAR EKSPRES – Di Kota Cimahi, terdapat total 26 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dengan jumlah siswa kesetaraan mencapai 3.240, menunjukkan angka yang masih cukup tinggi.

Hal ini dikarenakan program pendidikan kesetaraan di Kota Cimahi menghadapi tantangan seperti aksesibilitas, kualitas instruksi, penerimaan masyarakat, motivasi peserta, sumber daya terbatas, kurikulum yang perlu disesuaikan, serta evaluasi dan monitoring yang perlu diperkuat.

Menurut Kepala Bidang Penerimaan Peserta Didik (PPD) pada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cimahi, Nuruddin mengatakan, penyediaan akses pendidikan kesetaraan bagi semua, terutama di daerah terpencil atau miskin, adalah tantangan besar.

“Faktor aksesibilitas fisik dan keuangan harus dipastikan agar semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti program tersebut,” ucapnya pada Jabar Ekspress saat dihubungi melalui seluler, Rabu 3 April 2024.

Selain itu, Nuruddin menuturkan tantangan lainnya yaitu kekurangan sumber daya seperti dana, fasilitas, dan tenaga pengajar dapat menghambat pelaksanaan program pendidikan kesetaraan.

BACA JUGA: Ramadan Satukan Toleransi Antar Murid SMPN 1 Cimahi

“Tanpa dukungan yang memadai, sulit untuk menjaga kualitas dan kelangsungan program tersebut,” paparnya.

Menurutnya, Pendidikan kesetaraan berdampak signifikan bagi masyarakat dan peserta didik di Kota Cimahi secara menyeluruh. Program pendidikan kesetaraan memberikan peluang pendidikan kepada individu yang sebelumnya terbatas aksesnya.

“Termasuk di antaranya adalah orang dewasa yang tidak melanjutkan pendidikan formal, pekerja migran, dan mereka yang menghadapi kesulitan dalam mengikuti pendidikan biasa,” kata Nuruddin.

Namun, lanjutnya, untuk memperoleh dampak positif tersebut, diperlukan komitmen dari berbagai pihak, seperti pemerintah, lembaga pendidikan, masyarakat, dan individu, dalam mendukung serta menjalankan program pendidikan kesetaraan secara efektif.

Kini, pihaknya sedang gencar meningkatkan sikap profesional dan kepribadian peserta didik melalui program pendidikan kesetaraan, memberikan mereka keterampilan, pengetahuan, dan sikap yang penting.

BACA JUGA: Membangun Generasi Pemimpin Muda Melalui Program Duta Pemuda Cimahi

Berbagai langkah telah diambil untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja, termasuk pengembangan keterampilan komunikasi, pelatihan keterampilan kerja, penerapan etika profesional, dan layanan konseling dan pembimbingan.

“Ada juga seperti, memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar langsung di dunia kerja dengan proyek, kemandirian, dan peningkatan keterampilan,” tuturnya.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan