DRPD Kota Bogor Mediasi Pedagang Pasar Bogor dengan Pemkot Bogor

DPRD Kota Bogor menggelar mediasi sebagai tindak lanjut audiensi pedagang pada awal Februari 2024. (Dok. Humpro DPRD Kota Bogor)
DPRD Kota Bogor menggelar mediasi sebagai tindak lanjut audiensi pedagang pada awal Februari 2024. (Dok. Humpro DPRD Kota Bogor)
0 Komentar

“Pendekatan dari perumda pasar seolah-olah terkesan sepihak kepada pedagang, kedepan tolong dicairkan agar bisa menemukan kesepakatan,” kata Rizal.

Ia juga menggarisbawahi perihal rekomendasi dari Ketua DPRD Kota Bogor, selama belum ada tindakan yang akan dilakukan oleh pihak Perumda PPJ terhadap bangunan Pasar Bogor, maka para pedagang berhak berjualan secara bebas tanpa adanya intimidasi berbentuk pamflet atau pemberitahuan tertulis bahwa Pasar Bogor akan dibongkar.

Hal tersebut bertujuan untuk menghindari kejadian yang menimpa Plaza Bogor, saat para pedagang sudah keluar dari bangunan, namun aksi pembongkaran belum juga dilakukan. Itu pun berdampak kepada hilangnya pendapatan dari Perumda PPJ yang diperkirakan mencapai Rp5,6 miliar.

Baca Juga:Soal Puluhan Siswa Keracunan Jajanan Jelly, Pj Wali Kota Banjar Sebut Pedagang Keliling Tak Bisa DisalahkanMusim Penghujan Bikin Jalanan di Kota Bogor Rusak, Dinas PUPR Masifkan Perbaikan

“Penekanan ketua tadi bahwa harus ada musyawarah sebelum ada titik temu, tidak ada tindakan apapun di pasar bogor,” tutup Rizal. (YUD/ADV)

0 Komentar