Sebelumnya, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung Barat mengklaim bakal menggelontorkan beras jenis Stabilisasi Pasokan Harga Pasar (SPHP) ke para pedagang sebanyak 200 ton per pekan.
Langkah tersebut sebagai upaya pemerintah daerah agar masyarakat bisa membeli beras dengan harga lebih murah.
Selain itu, Pemda Bandung Barat mengendalikan ekspektasi inflasi melalui kegiatan Sembako Murah dan Gerakan Pangan Murah (GPM) bagi masyarakat umum serta pendistribusian pangan bersubsidi bagi masyarakat tertentu.
Baca Juga:Walhi Jabar Tolak Rencana Penambahan Lampu di Hutan Kota Babakan Siliwangi BandungStabilitas Stok dan Harga Komoditas Hortikultura di Pasar Atas Kota Cimahi Menjelang Ramadhan
Kendati begitu, sudah satu pekan program tersebut belum direalisasikan oleh Pemda Bandung Barat. Itu terlihat dari banyaknya pedagang dan masyarakat yang terus mengeluhkan kenaikan beras dalam beberapa pekan ini. (Wit)
