Pengamat Unpad Beberkan Faktor Kemenangan Prabowo Gibran, Ada Jokowi Efek?

Ilustrasi pemungutan suara Pemilu 2024 / Hendrik MUchlison
Ilustrasi pemungutan suara Pemilu 2024. / Hendrik MUchlison
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pasangan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka unggul telak dalam real count sementara KPU. Keunggulan paslon 02 itu juga sesuai dari hasil quick count sejumlah lembaga survei.

Misalnya berdasarkan update real count KPU 19/02 pukul 11.00, Prabowo Gibran unggul dengan 58,34 persen. Dalam hitung suara yang dipublikasikan melalui pemilu2014.kpu.go.id itu, Prabowo Gibran memperoleh 54.917.190 suara.

Firman menguraikan, dari sisi strategi, kemenangan itu bukan salah dari paslon 01 ataupun 03 tapi karena kekuatan dari 02. “Itu bukan kesalahan (paslon 01 atau 03.red), tapi karena 02 yang kuat,” cetusnya.

Baca Juga:Siaga Bagi Caleg Stres Pasca Pemilu 2024, Dinkes Cimahi Siapkan Fasilitas Kesehatan Diduga Akibat Kelelahan, Satu Anggota KPPS di Bandung Barat Meninggal Dunia

Firman melanjutkan, salah satu variabel pendukungnya adalah keterlibatan Presiden Jokowi. “Betul memang presiden tidak kampanye, tapi keberpihakan cukup nampak,” ucapnya.

Di satu sisi Presiden Jokowi telah banyak menggelontorkan program yang menarik bagi rakyat di wilayah pertempuran elektoral seperti Jateng dan Jatim. Seperti program bansos.

Menurut Firman, isu prioritas yang cukup menyentuh masyarakat Indonesia adalah masih soal ekonomi. “Makanya agak susah memang berhadapan dengan 02 yang terasosiasi dekat dengan Jokowi. Yang tingkat kepuasan publiknya tinggi. Ini bukan kesalahan 01 atau 03. Tapi memang pakai strategi apapun juga sulit untuk kalahkan 02,” jelasnya.

Di beberapa hari jelang pemungutan suara, isu negatif juga banyak menyerang 02. Misalnya, Film Dirty Vote. Tapi isu yang diangkat cenderung cocok untuk masyarakat menengah atas, jadi tidak begitu dipahami masyarakat menengah bawah. Sehingga dampak elektoral tidak begitu signifikan.(son)

0 Komentar