Jelang Perayaan Imlek, Pengrajin Lampion di Bandung Kebanjiran Orderan

Dok. Proses pembuatan lampion di Jl Gunung Batu Bandung. Foto. Sandi Nugraha.
Dok. Proses pembuatan lampion di Jl Gunung Batu Bandung. Foto. Sandi Nugraha.
0 Komentar

JABAR EKSPRES  – Sepekan jelang perayaan Imlek 2024, produsen atau pengrajin lampion di Kota Bandung, mengaku kebanjiran orderan.

Seperti yang terlihat di sentra pengrajin lampion yang berada di Jalan Gunung Batu, Kota Bandung, para pegawai di tempat tersebut kini mulia sibuk mengerjakan satu persatu pesanan dari para konsumen.

Pemilik sentra lampion di Jalan Gunung Batu, Kota Bandung tersebut, Lisye Diana mengatakan, hingga saat ini sudah ada sekitar 800 lebih lampion yang masuk ke tempatnya.

Baca Juga:Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, SMAN 5 Cimahi Gelar Bimbingan TeknisJelang Kedatangan Presiden Jokowi ke Kabupaten Bandung, Ribuan Spanduk Prabowo-Gibran Bermunculan

“Paling banyak dari Bogor, Bandung juga ada, dan Jakarta. Sekarang kurang lebih ada 800an (lampion) dengan berbagai ukuran dari beberapa perusahaan yang sudah pesan ke kita,” katanya saat ditemui di lokasi pembuatannya, Sabtu (3/1).

Maka untuk memenuhi semua pesanan, Lisye mengaku telah melalukan penambahan karyawan. Sebab kata dia, dengan membeludaknya pesanan lampion di tahun ini, seluruh karyawan ditargetkan untuk membuat 10 lampion perharinya.

“Karena lampion itu tidak sedikit (pembuatannya), jadi kita harus nyambung begitu selesai yang kesatu, itu harus pindah ke dua. Jadi kita sudah mengschedulekan, dan semua (karyawan) harus memenuhi target,” ungkapnya

Sementara Untuk harga lampion sendiri, Liseye menyebut untuk tahun ini dibandrol sebesar Rp125 ribu – Rp300 ribu tergantung jenis dan ukuran. “Memang agak naik (harganya). Karena kita melihat juga dari segi material, itu memang agak naik. Jadi intuk haraga satu lampin sekarang, itu sekitar Rp125 ribu – Rp300 ribu tergantung ukuran,” imbuhnya(San).

0 Komentar