Survei juga mencatat ragam biaya yang dikeluarkan oleh responden untuk mempercantik diri menggunakan produk kecantikan. Mayoritas atau 71,4% wanita Indonesia merogoh kocek lebih dari Rp 300.000 untuk membeli produk skincare setiap bulannya. Bahkan, 28,6% wanita menghabiskan lebih dari Rp 500.000 per bulan untuk membeli produk skincare. Biaya tersebut lebih besar ketimbang pengeluaran untuk produk makeup. Hanya 39,9% wanita yang mengeluarkan lebih dari Rp 300.000 setiap bulannya untuk membeli produk makeup.
Lantas, produk seperti apa yang dicari oleh wanita Indonesia? Sebanyak 75,8% wanita mencari skincare dengan manfaat mencerahkan, lebih banyak dibanding yang mencari manfaat melembabkan kulit (58,9%). Lalu, 53,8% wanita Gen Z mengaku ingin menyamarkan bekas jerawat, lebih tinggi dibanding Gen X (25,3%) dan Gen Y (48,8%).
Pada tahun ini, 44,9% wanita Gen Z menginginkan produk skincare yang dapat memperlambat penuaan, meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 34,2%.
Baca Juga:BPJS Kota Cimahi Catat Capai 100,10% Kepesertaan JKNPerlu Integrasi Paket Wisata, Pengembangan Wisata Tahura Belum Maksimal
Survei juga menemukan, sebanyak 66,4% wanita mempertimbangkan kandungan produk skincare, sedangkan 42,8% mempertimbangkan reputasi atau kredibilitas brand saat membeli produk kecantikan. Label produk seperti “halal” dan “cruelty free” pun dinilai penting oleh hampir 50% wanita Indonesia. Bahkan, 89,4% wanita bersedia membayar lebih produk yang berasal dari merek ramah lingkungan.
ZAP Beauty Index 2024 & Menology Index masih memuat banyak temuan-temuan menarik lainnya terkait kebiasaan, tren dan preferensi wanita serta pria di Indonesia.
