Balapan Keren Valentino Rossi dan Marc Marquez: Satu Lagi Aspal, Satu Lagi Saga

JABAR EKSPRES – Pada laga seru antara Irak dan Yordania dalam Piala Asia, pelatih Irak, Jesus Casas, mengungkapkan keanehan yang terjadi saat Aymen Hussein mendapat kartu merah usai merayakan golnya. Menurut Casas, keputusan wasit ini tidak sesuai dengan semangat turnamen besar seperti Piala Asia.

Casas, yang tidak bisa menerima kartu merah untuk Hussein, menyatakan bahwa selebrasi pemainnya hanyalah ekspresi kegembiraan atas gol yang berhasil membawa Irak unggul. “Dalam turnamen besar seperti Piala Asia ini, kalian (wasit) tidak boleh mengeluarkan pemain setelah merayakan gol,” tandas Casas dengan kekecewaan yang terlihat jelas.

Kejadian serupa terjadi di babak pertama, di mana seorang pemain Yordania merayakan gol tanpa mendapatkan sanksi apa pun dari wasit. Casas menegaskan perbedagannya, “Hal yang sama terjadi di babak pertama ketika pemain Yordania merayakan gol dan wasit tidak mengambil tindakan apapun.”

Namun, kartu merah yang diterima Hussein dinilai oleh Casas sebagai kerugian besar bagi timnya. Saat itu, pertandingan sudah memasuki menit ke-76, dan Irak telah menggunakan semua kesempatan pergantian pemain. “Masalahnya adalah momen kartu merah ini. Hal itu terjadi ketika kami telah menggunakan seluruh pergantian pemain kami sehingga situasi yang ada benar-benar sangat sulit,” ucap Casas dengan rasa penyesalan.

Ketidakmampuan untuk membuat perubahan di lapangan setelah kartu merah membuat Irak berada dalam situasi sulit. Dengan keunggulan tipis 2-1 dan tidak ada opsi pergantian pemain, Irak harus bertahan hingga injury time. Namun, drama terjadi ketika Yazan Al Arab dan Nizar Al Rashdan mencetak dua gol pada menit-menit akhir, menggagalkan harapan Irak untuk melaju ke perempat final. Gol-gol tersebut membawa Yordania memenangkan pertandingan secara dramatis.

Dengan kejadian ini, Piala Asia 2024 tidak hanya dikenang karena pertandingan yang ketat, tetapi juga kontroversi seputar keputusan wasit terkait kartu merah kontroversial yang dialami Aymen Hussein. Keajaiban dan ketegangan Piala Asia terus memikat perhatian para penggemar sepak bola di seluruh dunia.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan