JABAR EKSPRES – Terapi air Jepang adalah praktik kesehatan yang melibatkan minum beberapa gelas air setelah bangun tidur.
Konsumsi air yang cukup penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi karena tubuh manusia terdiri dari 75 persen air dan tubuh kehilangan cairan setiap harinya.
Dalam terapi air Jepang, disarankan untuk minum empat hingga lima gelas air bersuhu ruangan atau air hangat setelah bangun tidur dan menunggu 45 menit sebelum sarapan.
Baca Juga:Fakta Aplikasi Sewatractor Penghasil Uang atau Penipuan? Investasi Sewa Alat Berat dengan Bonus 5.00029 Resep Menu Sahur Ramadhan Sebulan Penuh, Cocok Untuk Anak Kosan
Selain itu, terapi air Jepang juga diklaim dapat menyembuhkan beberapa kondisi kesehatan seperti sakit kepala, sembelit, batu ginjal, dan mengatur pergerakan usus.
Terapi ini juga berdampak positif pada kulit dengan memberikan kulit yang lebih sehat dan menyeimbangkan tingkat pH tubuh. Minum air putih sebelum makan juga dapat membantu mengurangi asupan kalori dan mendetoksifikasi tubuh.
Namun, walaupun terapi air Jepang mungkin memiliki manfaat untuk kesehatan, tidak dijelaskan apakah praktik ini efektif dalam menurunkan berat badan. Pengelolaan berat badan melibatkan berbagai faktor seperti diet, aktivitas fisik, genetika, dan gaya hidup secara keseluruhan.
Jadi, bergantung hanya pada konsumsi air putih tidak akan memberikan hasil penurunan berat badan yang diinginkan.
Jika ingin mencoba terapi air Jepang dengan benar, disarankan untuk minum empat hingga lima gelas air saat bangun tidur, menggunakan gelas berukuran 160 hingga 200 ml, mengonsumsi air dalam keadaan perut kosong, dan memastikan suhu air bersuhu ruangan atau suam-suam kuku.
Selain itu, setelah minum air, tunggulah selama 45 menit sebelum sarapan dan habiskan makanan dalam waktu 15 menit. Juga, beri waktu dua jam sebelum mengonsumsi makanan atau minuman lainnya. Jika sulit untuk minum empat hingga lima gelas air sekaligus, beristirahatlah beberapa menit di antara setiap gelas.
