JABAR EKSPRES – Sebagian besar dari kita pernah mengalami “overthinking” atau perasaan terjebak dalam pikiran kita, mengulang-ulang situasi atau interaksi tertentu dalam pikiran kita, dan sering kali merasa bingung tentang apa yang harus kita lakukan dan bagaimana memilih antara berbagai pilihan.
Overthinking atau berpikir berlebihan bukan hanya menyebabkan kita menjadi tidak produktif, tetapi juga dapat berdampak negatif pada kesehatan mental kita.
Meskipun ada banyak penelitian tentang overthinking dan para klinisi membantu klien mengatasi tantangan ini, jutaan orang terus terjebak dalam siklus berpikir berlebihan yang sulit diputuskan.
Baca Juga:Budi Said Ditetapkan Sebagai Tersangka Rekayasa Jual-Beli Emas, Total Kerugian 1,1 TriliunKartu Prakerja 2024 Bersiap Dibuka, Berikut Cara Daftarnya
Pendekatan dengan menggunakan strategi pengalihan perhatian hanya memberikan solusi sementara, karena pikiran yang berlebihan akan kembali muncul.
Pendekatan ini tidak secara langsung menanggapi pikiran tersebut, tetapi mengakui bahwa pikiran itu ada tanpa harus membuktikan atau membantahnya. Tidak semua pikiran memiliki nilai yang sama, dan tidak semua pikiran harus dikejar.
Beralih dari kebiasaan overthinking menjadi berpikir sadar membutuhkan usaha dan latihan. Namun, hal ini dapat membebaskan kita dari kekuasaan pikiran yang tidak berarti.
Pikiran hanya memiliki kekuatan ketika kita mempercayainya dan merasa perlu bertindak berdasarkan pikiran tersebut. Kadang-kadang, kita bisa menghadapi situasi dengan cara yang berbeda, tetapi terus-menerus merenungkan bagaimana situasi tersebut ditangani di masa lalu tidak akan membantu kita melangkah maju.
