Suara NU adalah Kunci Menangkan Pemilu?

PRIMADONA: Nahdlatul Ulama (NU), kerap menjadi lumbung suara untuk memenangkan Pemilu.
PRIMADONA: Nahdlatul Ulama (NU), kerap menjadi lumbung suara untuk memenangkan Pemilu. (Foto: NU Online Jatim)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Nahdlatul Ulama atau yang biasa dikenal dengan NU merupakan salah satu organisasi islam yang memiliki basis yang cukup besar di Indonesia. Organisasi ini dikenal dengan keloyalannya terhadap perkataan atau perintah dari pemimpinnya.

Dengan keadaan seperti itu, tak ayal jika NU menjadi sasaran untuk menjadi lumbung suara dalam suatu kontestasi politik. Bahkan, hal ini telah menjadi tradisi ketika kontestasi politik berlangsung, baik itu pemilihan bupati/wali kota, pemilihan gubernur, atau pun pemilihan presiden.

Dalam kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 ini, suara NU diperebutkan oleh dua pasangan calon (Paslon), yakni 01 (Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar) dan 03 (Ganjar Pranowo dan Mahfud Md). Hal ini tentunya disebabkan oleh pengaruh calon wakil presiden (Cawapres) yang memiliki pengaruh yang cukup kuat.

Baca Juga:Kurangi Dampak Pemanasan Global, Pabrik di Sumedang Ini Gunakan PLTS untuk ProduksiKian Menggunung! Alat Berat akan Angkut Sampah di PSC

Menurut Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanudin Muhtadi, perolehan suara organisasi itu yang dimiliki oleh Presiden Jokowi tidak lepas dari peran wakilnya, KH. Ma’ruf Amin yang merupakan tokoh Nahdlatul Ulama.

Melihat Paslon 01, ada sosok Muhaimin Iskandar yang merupakan cucu dari salah satu pendiri Nahdlatul Ulama, yakni KH. Bisri Syansuri.

0 Komentar