Puluhan Bencana Melanda pada Awal 2024, BPBD KBB Tetapkan Status Siaga Bencana

Tebing setinggi 25 meter di Kampung Pangsalatan, Desa Ganjarsari, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, longsor, dan menutup akses jalan utama warga. Kamis (11/1). Foto Jabarekspres
Tebing setinggi 25 meter di Kampung Pangsalatan, Desa Ganjarsari, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, longsor, dan menutup akses jalan utama warga. Kamis (11/1). Foto Jabarekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mencatat sebanyak 21 kejadian bencana terjadi selama periode Januari 2024.

Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Bandung Barat, dampak dari kejadian tersebut, sebanyak 70 rumah mengalami kerusakan dan 7 fasilitas umum rusak. Total 268 jumlah jiwa warga terdampak, 33 jiwa lainnya terancam, dan 2 orang di antaranya meninggal dunia akibat tertimbun longsor dan satu orang lainnya tersambar petir.

Menurutnya, status siaga darurat dikeluarkan atas pertimbangan dan melihat dampak dari bencana yang ditimbulkan selama periode Januari 2024. Selain berdampak pada pemukiman warga, lahan pertanian berupa sawah pun terdampak.

Baca Juga:Gugatan Rp9 T Panji Gumilang ke Ridwan Kamil Kalah di PN BandungLADK 17 Parpol Belum Lengkap, Bisa Gugur Jika Tak Lakukan Perbaikan?

“Jadi bukan hanya pemukiman, lahan berupa sawah pun sama berdampak. Data dari Dinas Pertanian sebanyak 4 hektar rusak tergenang,” jelasnya.

Asep mengatakan, meningkatnya peristiwa bencana di Bandung Barat dipicu lantaran meningkatnya hujan dengan intensitas tinggi kondisi ini kerap memicu banjir. Sedangkan bencana longsor Bandung Barat juga sangat rawan karena memiliki kontur wilayah berbukit.

“Peristiwa itu juga dipicu lantaran berkurangnya kapasitas daya tampung sungai akibat sedimentasi jadi kerap meluap. Kalau longsor memang Bandung Barat itu berbukit,” papar Asep.

Asep mengimbau masyarakat Bandung Barat untuk tidak panik menghadapi peralihan musim ini. Namun, dirinya meminta untuk tetap waspada. Dia mengatakan personel BPBD akan siaga 24 jam.

“Untuk masyarakat tetap waspada menghadapi potensi cuaca ekstrem ini. Tetap beraktivitas seperti biasa dan jangan panik, namun tetap waspada,” tandasnya. (Wit)

0 Komentar