Anggota Brimob Jabar Ditemukan Tanpa Nyawa, Diduga Tenggelam di Bendungan Disposal Cimaherang Sumedang

Anggota BPBD Kabupaten Sumedang saat evakuasi korban tenggelam untuk dibawa ke RSUD Sumedang.
Anggota BPBD Kabupaten Sumedang saat evakuasi korban tenggelam untuk dibawa ke RSUD Sumedang. (Foto: Istimewa)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Seorang penyelam yang merupakan anggota Satuan Brimob Polda Jabar, diketahui meninggal dunia akibat diduga tersedot air Bendungan Disposal Cimaherang, Tol Cisumdawu, tepatnya di wilayah Desa Sukasirnarasa, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang.

Penemuan anggota Sat Brimob Polda Jabar itu cukup ramai jadi perbincangan publik, sebab video evakuasinya tersebar di media sosial.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, Atang Sutarno membenarkan, adanya anggota Sat Brimob Polda Jabar yang meninggal tenggelam.

Baca Juga:Banjir Bandang Terjang Desa Sukapura BandungHUT ke-6 Kelompok Tani Tunas Hijau Sukahati Berikan 1000 Bibit Pohon Alpukat Untuk Warga

“Iya benar, tadi korban saat ditemukan itu sekitar pukul 14.00 WIB,” kata Atang melalui seluler, Selasa 9 Januari 2024.

Dia menjelaskan, ketika ditemukan kondisi korban sudah tidak bernyawa dan langsung dibawa ke RSUD Kabupaten Sumedang.

Sementara itu, Atang mengungkapkan, terkait kronologi korban bisa tersedot air bendungan hingga meninggal dunia masih belum diketahui dan masih dalam penelusuran.

“Saya juga tidak mengetahui seperti apa kronologinya, karena aktivitas penyelaman juga kita tidak ada pemberitahuan,” ungkapnya.

Atang mengaku, dia bersama unsur instansi lain tengah berada di lokasi Bendungan Disposal Cihamerang sejak pagi, namun tak ada koordinasi terkait aktivitas penyelaman.

“Saya juga tidak tahu kenapa korban ada di sana. Sekarang masih ditangani oleh pihak berwajib,” bebernya.

Atang memaparkan, anggota BPBD Kabupaten Sumedang, didukung jajaran Polisi, TNI saat ini berjaga di Tempat Kejadian Perkara (TKP) agar tak ada aktivitas di area bendungan.

Baca Juga:Hari Pertama Sorlip, Ribuan Surat Suara Dianggap Rusak di Kota SukabumiPerumda Tirta Pakuan Pastikan Produksi Air Bersih di Kota Bogor Meningkat di 2024

Sampai berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari pihak berwajib terkait kronologis tewasnya salah seorang penyelam tersebut.

“Kita semua berjaga, BPBD, Polisi, TNI dan PJ Bupati Sumedang, Kapolres dan Kapolda juga kabarnya sedang menuju lokasi,” pungkas Atang. (Bas)

0 Komentar