Misteri Pohon Berjalan di Amerika Latin Layaknya ‘I Am Groot’, Begini Penjelasannya!

JABAR EKSPRES – Selamat datang di dunia misteri hutan hujan Amerika Tengah dan Amerika Selatan, di mana wisatawan sering kali terdengar rumor mengenai pohon yang bisa berjalan. Tetapi, seberapa nyata kisah ini?

Pohon yang dapat berjalan memang bukan hal asing dalam dunia cerita fiksi, dari Groot dalam film Marvel Guardians of the Galaxy hingga makhluk Ent dalam karya J.R.R. Tolkien, Lord of The Rings.

Rumor mengenai pohon berjalan atau dikenal sebagai Socratea exorrhiza tidak baru dan telah menjadi perbincangan sejak tahun 1980. Antropolog John H. Bodley dan Foley C. Benson adalah dua sosok yang merinci perilaku luar biasa dari tanaman ini dalam sebuah makalah ilmiah.

Menurut Bodley dan Benson, pohon palem di Peru bagian timur memiliki kemampuan unik untuk “berjalan” keluar dari bawah penghalang saat tertimpa pohon atau ranting yang tumbang. Mereka mengklaim bahwa pohon-pohon ini dapat mengikuti sinar matahari melalui hutan dengan menggunakan akar-akar yang muncul dari batangnya.

Akar-akar ini, kadang berada di atas tanah, dapat membantu pohon berpindah posisi sejauh 20 meter per tahun, seperti yang diceritakan oleh pemandu wisata di hutan hujan Amerika Latin.

Namun, apakah pohon ini benar-benar dapat berjalan? Meskipun beberapa ilmuwan menganggap narasi ini memiliki sedikit kebenaran, pada kenyataannya, perilaku berjalan pohon ini lebih mirip mitos belaka.

Pada tahun 2005, ahli ekologi tropis Gerardo Avalos menyajikan penelitiannya yang menyatakan bahwa S. exorrhiza sebenarnya tidak berjalan dari tempat perkecambahannya. Meskipun dapat tumbuh akar baru untuk mengatasi kehilangan stabilitas, pohon ini tidak bergerak sejauh yang diklaim oleh beberapa pemandu wisata.

Dalam wawancara dengan ilustrator dan penulis Italia, Elisa Paganelli, Avalos menegaskan bahwa pohon ini tetap berada di tempat perkecambahannya. Meskipun demikian, seperti tanaman hutan hujan lainnya, pohon palem berjalan dapat meregangkan diri untuk mencari cahaya.

Pada tahun 2007, penelitian lain mengenai spesies aneh ini juga mencapai kesimpulan yang serupa dengan Avalos dan rekan-rekannya. Kesimpulannya, pohon palem berjalan tidak benar-benar bisa berjalan, dan dikategorikan sebagai legenda semata.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan