Banjir Akibat Tanggul Jebol, Sawah dan Kebun Warga di Simpenan Sukabumi Gagal Panen

JABAR EKSPRES  – Awal tahun 2024 beberapa wilayah di Sukabumi diguyur hujan dengan intensitas deras. Akibatnya, satu bendungan jebol hingga salah satu wilayah perkampungan warga terendam banjir. Tak hanya itu, sawah, kebun milik warga yang siap panen juga ikut terkena imbas akibat jebolnya tanggul tersebut.

Jebolnya tanggul pada Senin (1/1/2024) sekira pukul 15.30 WIB itu menggenang kampung Ciengang Rt 10 / Rw 05 Desa Cihaur Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.

Petugas Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Sandra Fitri menceritakan bahwa tanggul jebol tersebut berada di kampung sebelah yang berakibat terendamnya kampung Ciengang.

BACA JUGA: Libur Tahun Baru, Jumlah Penumpang di Terminal Cicaheum Naik 30 Persen

“Bendungan perkebunan sorgum yang berlokasi di Kampung Cimelati Rt 16 / Rw 04 Desa Kertajaya Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, dengan mengakibatkan dampak Banjir ke pemukiman warga di kampung CiengangRt 10 / Rw 05 Desa Cihaur Kecamatan Simpenan,” ujarnya dalam keterangan yang dikutip Jabar Ekspres Selasa(2/1/2024).

Sambung Sandra, dari jebolnya tanggul tersebut mengakibatkan banjir yang menggenang rumah, lahan perkebunan, dan tambak ikan terendam.

“Dua unit rumah terendam dengan Ketinggian 30 cm, lahan sawah tanah siap panen milik Iteng Sunarya dengan luas 1200m terendam, dan tambak ikan serta kebun yang siap panen (milik beberapa warga juga ikut kena imbas),”  jelasnya.

Sandra menegaskan, guna melakukan pendataan serta memberikan imbauan ke masyarakat untuk tetap waspada akan kondisi saat ini yang mulai memasuki musim penghujan, dan berpotensi rawan longsor serta banjir.

Hingga berita ini ditulis, belum ada update data  terbaru dari dampak jebolnya tanggul tersebut, baik kerugian materil maupun lainnya. (Mg9).

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan