Sempat Jadi Temuan BPK, Ada Proyek Pemeliharaan Lagi di Basemen DPRD Jabar

MENCURIGAKAN : Sejumlah pekerja nampak beraktivitas di basement Gedung DPRD Jabar, Rabu (27/12).
MENCURIGAKAN : Sejumlah pekerja nampak beraktivitas di basement Gedung DPRD Jabar, Rabu (27/12).
0 Komentar

JABAREKSPRES.COM, BANDUNG – Basemen Gedung DPRD Jawa Barat (Jabar) kembali mendapat sentuhan pemeliharaan. Padahal,  tahun sebelumnya proyek pemeliharaan basemen gedung di Jalan Diponegoro itu sempat menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Dari pantauan Jabar Ekspres, Rabu (28/12), sejumlah pekerja tampak beraktivitas di basemen itu. Parkir kendaraan yang biasa di basemen juga dialihkan. Kendaraan roda empat ditempatkan di halaman depan gedung wakil rakyat tersebut.

Di sisi lain, pada tahun anggaran 2022, Sekretariat DPRD Jabar juga telah mengadakan proyek pemeliharaan di area basemen itu. Bahkan proyek itu menjadi temuan BPK.

Baca Juga:Mochamad Iriawan: Prabowo Subianto Tak hanya Ahli Hankam, Tapi..Reses di Kertasari, Cucun Ahmad Syamsurijal Sosialisasi Bahaya Pinjol

Proyek yang semestinya bisa di tender atau lelang tapi justru dipecah menjadi enam paket pengadaan langsung. Akibatnya, proyek itu memiliki catatan kelebihan pembayaran dan pemborosan anggaran karena pembayaran lebih mahal.

Berdasarkan data Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK 2022, BPK mencatat bahwa dalam proyek perbaikan struktur itu ada enam penyedia yang menandatangani kontrak. Yakni CV WHA, CV YUP, CV RSD, CV JHK, CV IDB, dan CV CKM. Nilai kontrak pengadaan langsung itu masing-masing tidak jauh berbeda. Nilainya sekitar Rp195 juta. Jika ditotal, keenam paket itu mencapai Rp1,174 miliar.

Sementara itu Sekretaris DPRD Jabar Barnas Adjidin maupun Kabag Umum Sekwan Dodi Sukmayana tidak merespon saat dikonfirmasi perihal proyek pemeliharaan di basement Gedung DPRD itu.(son)

0 Komentar