KONI Kota Cimahi Siap ‘Mengguncang’ PON Aceh-Sumut 2024 dengan 39 Atlet Unggulan

KONI Kota Cimahi Siap 'Mengguncang' PON Aceh-Sumut 2024 dengan 39 Atlet Unggulan
Ketua Umum KONI Kota Cimahi, Aris Permono usai dilantik secara langsung Ketua KONI Jawa Barat, Muhammad Budiana (Mong/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Cimahi periode 2023-2027 telah merencanakan sejumlah resolusi setelah resmi dilantik di Gedung Cimahi Techno Park pada Rabu, 27 Desember 2023.

Dalam rangka melakukan evaluasi kinerja sebelumnya, KONI Kota Cimahi diharapkan untuk mempersiapkan atlet terbaiknya guna mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut 2024.

“Sebagai pengurus pengurus KONI Kota Cimahi pada periode sebelumnya, saya menganggap pengalaman kekurangan di masa lalu sebagai landasan untuk membimbing kepemimpinan saya dalam mengelola organisasi pada periode 2023-2027,” ucap Ketua Umum KONI Kota Cimahi, Aris Permono pada awak media.

Baca Juga:Soal Pembangunan Memperparah Terjadinya Banjir, Pengamat: Penerapan Regulasi Harus JelasWarga Ungkap Kerap Terjadi Banjir Tiap Diguyur Hujan Deras

Aris menyatakan, pencapaian tersebut merupakan indikator kemajuan KONI Kota Cimahi. Meskipun demikian, saya tidak merasa puas dan berencana meningkatkan target untuk mencapai peringkat 6 atau 5 di Jawa Barat.

“Karena tidak mungkin kami bisa melawan ranking 1, 2 dan 3 yang notabene dipegang kota/kabupaten yang berplat B, seperti Bekasi,” ujarnya.

“Selain itu, faktor pendukung lainnya, yakni anggaran. Karena olahraga itu tegak lurus dengan anggaran,” imbuhnya.

Meskipun demikian, pihaknya berencana untuk menyusun sejumlah program inovatif, yang melibatkan evaluasi mendalam terhadap pengalaman manajemen sebelumnya selama empat tahun terakhir, dengan tujuan memahami kekurangan dan keunggulan yang dapat ditingkatkan.

“Baru-baru ini, 9 atlet dari tim selam kami bersaing dalam kejuaraan selam dunia di Bangkok dan berhasil meraih peringkat ketiga.”

“Cimahi menjadi yang paling banyak mengirimkan atlet ke kejuaraan selam dunia dari seluruh Indonesia, dengan 9 atlet, sementara daerah lain hanya mengirimkan 2-3 orang.”

0 Komentar