Soal Pembangunan Memperparah Terjadinya Banjir, Pengamat: Penerapan Regulasi Harus Jelas

Soal Pembangunan Memperparah Terjadinya Banjir, Pengamat: Penerapan Regulasi Harus Jelas
Ilustrasi pembangunan (Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dalam upaya mengambangkan Sub Wilayah Kota (SWK) yang diproyeksikan sebagai Pusat Pelayanan Kota (PPK) sejatinya justru malah menimbulkan masalah baru. Pembangunan yang dilakukan secara sporadis dan tak teratur, menyebabkan potensi bencana yang bakal melanda kawasan tersebut semakin tinggi.

SWK Gedebage yang diproyeksikan sebagai PPK dengan mengusung tema modern yakni Technopolis, menyebabkan ikut berkembangnya wilayah di seputaran kawasan tersebut.

Pengamat Kebijakan Publik Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Cecep Darmawan menuturkan, Pemerintah Kota Bandung harus menerapkan regulasi yang jelas terkait pembangunan di wilayah tersebut.

Baca Juga:Warga Ungkap Kerap Terjadi Banjir Tiap Diguyur Hujan DerasPemkot Bandung Akui Ujungberung jadi Wilayah Rawan Bencana

“Pemkot harus mengevaluasi terkait rencana tersebut. Ini kan mengacunya kepada RTRW yang mana pembangunan ini harus dibarengi dengan regulasi yang jelas agar pembangunan yang masif dilakukan gak sembarangan,” kata Cecep kepada Jabar Ekspres beberapa waktu lalu.

Menurutnya, hal tersebut bisa dilakukan melalui proses ketatnya pemberian izin. Langkah tersebut guna mengurangi potensi pelanggaran akan pembangunan yang dilakukan.

“Dari peristiwa yang ada harusnya Pemkot udah tau, misal banjir sering terjadi karena apa. Pemkot harus gentle, apabila upaya tersebut malah menimbulkan masalah, buka lagi aja, kaji lagi, evaluasi lagi,” ungkapnya.

Hal ini guna terciptanya keselasaran antara Pemkot yang berupaya memajukan SWK sebagai PPK baru, dan juga bisa memperkecil terjadinya masalah baru. (Dam)

0 Komentar