Polemik Parung Panjang Masih Bergulir, Bupati Bogor Minta Bantuan Aparat

Sejumlah truk tambang masih melintasi Jalan Parung Panjang diluar jam operasional.
Sejumlah truk tambang masih melintasi Jalan Parung Panjang diluar jam operasional. (Tangkapan Layar: Dok. Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES, BOGOR- Bupati Bogor Iwan Setiawan buka suara terkait dengan peristiwa kecelakaan truk tambang dan pengendara motor yang menyebabkan dua orang korban jiwa meninggal, Minggu 17 Desember 2023 kemarin.

“Saya juga tau, sudah dapat laporan, dan menugaskan sekda untuk rapat,” ujarnya kepada awak media, Senin 18 Desember 2023.

Kata Iwan, solusi jangka pendek untuk mengatasi persoalan di Parung Panjang mesti dibuatkan kantong parkir di daerah hulu.

Baca Juga:ASN di Kabupaten Bogor Dipanggil Bawaslu, Ada Apa?Berlibur Puas di Taman Safari Bogor, Paket Lengkap Menginap Malam Natal Mulai Rp2 Jutaan!

“Berdasarkan kajian itu membuat kantong parkir yang ada yang di hulu. Makanya, hari Selasa besok, saya sudah mendapat informasi akan dijawab permohonan seluas 4 hektar oleh Perhutani untuk kantong parkir dan rest area,” paparnya.

Kendati demikian, Ia tak mau selalu disalahkan soal permasalahan di sana. Maka dari itu, Ia meminta untuk bersama-sama mencari solusinya.

“Saya tidak boleh dijadikan peluru sendiri, aparat semua bantu kami dong, fair dong. Masa kami dengan Dishub doang, tidak bisa, ini nasional,” tegasnya.

Diketahui, truk tambang yang mengalami kecelakaan tersebut tengah membawa barang yang melanggar Perbup.

0 Komentar