Sempat Terhenti, Revitalisasi RTH Batulawang Diusulkan Lagi ke Provinsi dan Pusat

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjar, Eri Kusmara Wardana membahas tentang revitalisasi RTH Batulawang.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjar, Eri Kusmara Wardana. (Foto: Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Revitalisasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Sukamukti Batulawang di Jalan Nasional Banjar Pangandaran akan diusulkan ke pemerintah provinsi dan pusat. Pasalnya, untuk melanjutkan pembangunan RTH tahap dua itu tidak memungkinkan dari APBD Kota Banjar yang nilainya terbatas.

“Kita akan upayakan (usulkan) ke anggaran provinsi dan pusat. Karena kalau diusulkan di APBD Banjar itu tidak akan tercapai, kemampuan APBD kita terbatas,” kata Kadis Lingkungan Hidup Kota Banjar, Eri Kusmara Wardana, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa 12 Desember 2023.

Ia menyebut, RTH itu belum dilanjutkan pembangunannya karena terkendala Covid-19, pada tahun 2020. Sebelumnya, RTH Sukamukti Batulawang itu dibangun pada tahap pertama tahun 2018.

Baca Juga:Rayakan Anniversary Kedua, Komunitas Pendakian OTB Adakan Kemah Ceria BersamaPerusahaan di Kota Cimahi Diperingatkan untuk Patuhi UMK 2024

Pembangunan RTH Batulawang dimulai September 2018 dengan anggaran tahap pertama sekitar Rp1,7 miliar. Pekerjaan ruang terbuka hijau itu apabila selesai bisa digunakan untuk rest area. Lokasinya di pinggir jalan Banjar-Pangandaran.

“RTH di Batulawang membutuhkan anggaran sekitar Rp5 miliar. Saat ini, sudah dibangun dengan anggaran Rp1,7 miliar lebih. Kalau anggarannya mendukung, pembangunan bisa dilanjutkan satu tahap lagi hingga selesai,” jelasnya.

Di Kota Banjar, RTH masih minim. Idealnya, dalam satu kota atau kabupaten memiliki sekitar 30 persen RTH. Sementara, Kota Banjar baru memiliki 24 persen RTH. Kata dia, jika RTH Batulawang selesai dibangun, maka akan memenuhi hingga 26 sampai 27 persen.

“Mudah-mudahan usulan kita bisa diterima dan dianggarkan baik oleh pemerintah provinsi mau pun dari pusat,” harapnya. (CEP)

0 Komentar