JABAR EKSPRES – MBS alias Bintang (17), seorang pelajar yang menjadi korban pemancungan oleh siswa sekolah lain di Pasar Ciampea, meninggal dunia usai terkena sabetan senjata tajam jenis celurit oleh pelaku bernama AF (18).
Korban merupakan seorang anak yang baik di mata keluarga. MBS merupakan anak yang rutin menghafal Al-Quran sejak Ia mondok di pondok pesantren Miftahul Huda 4 Bogor.
Bunga Kemelia, kakak korban, menceritakan bahwa korban merupakan seseorang yang rajin membaca Al-Quran. Bahkan, Bintang sudah hafal sampai juz 3.
Baca Juga:Pohon Tumbang di Jalan Cadas Pangeran Sumedang Timpa Dua KendaraanMasih Ada Tumpukan Sampah di 55 Ruas Jalan Kota Bandung
“Anaknya nurut a, baik Alhamdulilah. Ikhlasan orangnya gak pernah marah,” tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, pihak kepolisian sudah menetapkan 3 orang tersangka pelaku penganiayaan yang menyebabkan seorang pelajar meninggal dunia di Pasar Ciampea, Kabupaten Bogor, Jumat, 1 Desember 2023 lalu.
Aksinya para pelaku lancarkan ketika korban sedang pulang sekolah dan mengendarai sepeda motor. Mereka menyerang korban hingga meninggal dunia.
“Motif tersangka karena merasa dendam kepada sekolah korban. Karena mengetahui anak sekolah pelaku pernah dibacok yang dilakukan anak sekolah korban,” katanya kepada media, Senin, 4 Desember 2023 lalu.
Dari para pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 buah celurit, kendaraan roda dua ,dan pakaian korban yang berlumur darah. (SFR)
