Hindari Chaos Saat Nataru, Pemkab Pangandaran Mulai Bahas Langkah Antisipasi

Ilustrasi: Kemacetan saat libur Nataru di Pangandaran.
Ilustrasi: Kemacetan saat libur Nataru di Pangandaran. (Foto: Al Hafizh PRM/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran mempersiapkan beberapa langkah antisipasi menjelang libur natal dan tahun baru (Nataru). Salah satunya adalah peta kerawanan.

Menurut Agus Mulyana selaku Ketua PHRI Kabupaten Pangandaran, saat libur Nataru kerap kali terjadi kemacetan dan tumpukan sampah di sana.

Maka dari itu, dia mengimbau pemerintah untuk mengadakan pembahasan dari jauh-jauh hari mengenai hal ini. Jangan sampai kemacetan dan penumpukan sampah menjadi masalah pelik saat libur Nataru.

Baca Juga:Gibran Dianggap Simbol Dinasti Politik, Ini Tanggapan Tim Kampanye KIM SukabumiGenap 14 Tahun, Yuk Kenalan Bareng Paguyuban Asosiasi Motor Honda Cianjur (AMHC)

“Kalau arus sedang tinggi, kadang-kadang untuk mengangkut sampah saja sulit,” ucapnya, dilansir dari Radar Tasik.

“Makanya kita juga berdiskusi dengan pihak kepolisian soal pengaturan arus lalin, kalau 100 persen bebas kemacetan pasti enggak, ya minimal bisa diurailah,” lanjutnya.

Dia menuturkan, dengan adanya rekayasa lalu lintas di Pangandaran, setidaknya masalah kemacetan saat libur Nataru dapat diatasi. Tidak ada orang yang mau terkena macet berjam-jam.

Perihal kendaraan besar di wilayah Jalan Pantai Pangandaran saat libur Nataru, pihaknya mengimbau agar tidak ada kendaraan besar yang masuk.

“Kita konsentrasikan di Pasar Wisata dan Katapapang Doyong,” bebernya.

Andai bus atau kendaraan besar masuk ke kawasan wisata, maka akan menyebabkan macet parah. Bisa saja kemacetan terjadi dari ujung jalan hingga ke ujung jalan lainnya karena ukuran jalan yang kecil.

Sementara, AKP Asep Nugraha selaku Kasat Lantas Polres Pangandaran mengungkapkan, kemungkinan pihaknya akan melakukan rekayasa lalu lintas saat libur Nataru. Sama halnya seperti saat libur Lebaran dengan operasi ketupat.

“Kita lihat di hight season, biasanya kita situasional, kalau hotel mulai padat, kita akan lakukan rekayasa lalin,” ucapnya.

Baca Juga:Kolaborasi Telkomsel dan Bank BJB Hadirkan Pemanfaatan Produk dan Jasa Perbankan serta TelekomunikasiKorban Kekerasan Orangtua Kandung di Banjar Dijenguk Dandim Ciamis

Dia berpendapat, check out pada pukul 12.00 hingga 15.00 nantinya akan dijadikan satu arah, yakni ke jembatan merah. (*)

0 Komentar