Duh! 20 Ribu Ton Sampah Masih Tertahan di Kota Bandung

Antrean motor pengangkut sampah berjejer di TPS Pasar Induk Gedebage, Kota Bandung. (Pandu Muslim/Jabar Ekspres)
Antrean motor pengangkut sampah berjejer di TPS Pasar Induk Gedebage, Kota Bandung. (Pandu Muslim/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Puluhan ribu ton sampah belum juga terangkut dan tertahan di sejumlah tempat penampungan sampah (TPS) dan berceceran di ruas jalan sepanjang Kota Bandung.

“Sekitar 20.000-an yang masih tertahan. Dan itu tersebar di TPS dan termasuk ada di jalan,” ungkap Dudy kepada wartawan di Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Kamis (16/11).

Sementara hasil monitoring, jumlah TPS yang semula overload, menurutnya kian berkurang. “Tinggal 8 TPS (overload). Di luar TPS masih banyak (timbulan sampah). Ternyata sekarang fenomenanya seperti itu,” tambahnya.

Baca Juga:Survei Kandidat Gubernur Jabar 2024: Ridwan Kamil Masih Miliki Elektabilitas TinggiMinat Baca Siswa Rendah, SMKN 3 Cimahi Terapkan Budaya Literasi

Sementara itu, disinggung menyoal volume sampah yang saat ini berkurang, dirinya merinci ada sekira 100-an ton sampah yang sudah tereduksi. Menurutnya, angka tersebut jauh berkurang dari jumlah volume sampah sebelumnya, yakni sekira 1.200-an ton.

Adapun penambahan kuota tidak memberi dampak yang signifikan. Lantaran tidak berbanding lurus dengan jumlah ritase sampah untuk Kota Bandung. “Hanya penambahan kuota saja. Cuman ritasenya tetap berkurang,” ucap Dudy.

Diketahui, semula ritase ideal bagi Kota Bandung ada sekira 241. Saat ini diberi batasan untuk membuang sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA) Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat (KBB). “Sekarang hanya 180 ritase,” pungkasnya. (zar)

0 Komentar