JABAR EKSPRES – Guru Besar Universitas Padjadjaran (Unpad) Prof Ganjar Kurnia turut gelisah terhadap perkembangan Bahasa Indonesia di masyarakat. Ia menduga ada rencana terstruktur untuk menghilangkan identitas ke Indonesiaan melalui penjajahan bahasa.
Hal itu diungkapkan dalam Gelar Wicara dan Anugerah Kawistara 2023 yang digelar Balai Bahasa Jawa Barat, Senin, 6 November 2023. Prof Ganjar menguraikan, keberadaan Bahasa Indonesia kian terkikis. Salah satunya nampak dari penggunaan Bahasa Asing dalam penamaan sejumlah gedung, lokasi, hingga kawasan perumahan.
Mantan Rektor Unpad itu menambahkan, penggunaan Bahasa Asing untuk penamaan gedung perumahan hingga tempat wisata itu memang membuat makin bergema, tapi di satu sisi justru kurang memartabatkan Bahasa Indonesia.
Baca Juga:Coba Hindari Kendaraan dari Lawan Arah, Kronologi Mantan Wali Kota Sukabumi KecelakaanDeklarasi Damai Pemilu 2024, Pemkot Bandung Ingatkan Konduktivitas
Semestinya berbagai pihak yang berperan menjaga Bahasa Indoneisa harus mau bersikap tegas. Karena sudah ada peraturan yang menjadi payung hukum. Yakni Peraturan Presiden (Perpres) No 63 tahun 2019 tentang Penggunaan Bahasa Indonesia. “Ini perpres kok. Mestinya peraturan itu ditegakkan,” tegasnya. (son)
