Pengolahan Sampah Sementara di Gedebage, Ema: Kami Akan Segera Dorong

JABAR EKSPRES – Tempat pengolahan sampah sementara yang disiapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung di wilayah Gedebage, hingga saat ini masih dalam pengerjaan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna menegaskan, pihaknya terus mendorong. Supaya dalam beberapa pekan ke depan, lahan tersebut sudah memperlihatkan perkembangan operasional.

Rencananya, kata Ema, tempat pengolahan sementara yang berada di kawasan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) itu, bakal disiapkan untuk mengolah sampah yang berasal dari pasar.

BACA JUGA: TPST Tegalega Rampung Tahun Depan

Selain itu, Ema mengaku akan mendorong pengoperasionalan pengolahan sampah sementara di Gedebage. Rencananya, lahan di Gedebage tersebut akan digunakan untuk pengolahan sampah pasar.

“Kami akan segera dorong pengolahan sampah sementara yang di Gedebage untuk sampah pasar,” kata Ema di Balai Kota, beberapa waktu lalu.

Dirinya menambahkan, terlebih lagi dalam satu hari ada ratusan tonase sampah yang dihasilkan dari puluhan pasar di Kota Bandung.

Ema merinci, ada sebanyak 160 ton sampah yang dihasilkan dari 37 pasar. Lantas, Ketua Satgas Darurat Sampah Kota Bandung itu menyebut, tempat pengolahan sampah di Gedebage mesti segera disiapkan.

“Ini (pengolahan sampah) dalam dua minggu harus ada perkembangan,” tandasnya.

BACA JUGA: Warga Keluhkan Banjir di Pasir Koja hingga Mohammad Toha, Tedy: Itu Jalan Milik Pusat

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Dudy Prayudi mengatakan bahwa operasional tempat pengolahan sampah di Gedebage bakal rampung tahun ini.

“Segera mungkinlah (beroperasi). (Selesai) Masih tahun ini, November-Desember. Bisa jadi Desember sudah bisa dimulai. Karena pimpinan minta secepatnya,” tambahnya.

Jadi, kata Dudy, semua pengolahan sampah bakal desentralisasi di TPS Gedebage. Termasuk disediakan proses pemilihan sampah organik dan anorganik. Dimana hasilnya bakal menjadi kompos.

“Nanti yang organiknya, kami akan buat magotisasi dan komposting. Nah, untuk yang sampah anorganiknya, sementara kami simpan dulu,” pungkasnya.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan