Sementara itu, Mario Pratama sebagai narasumber pertama dalam paparannya mengungkapkan bahwa mempertahankan nilai-nilai merek dan strategi yang adil bukanlah upaya yang dilakukan satu kali saja.
Dalam pemaparan materinya, Agung mengajarkan audience workshop untuk melihat brand value dari perspektif teori yang praktis. Di mana memahami brand tidak harus selalu terlibat terlebih dahulu, tetapi bisa tersambung dengan urgensi dalam program branding untuk membangun bisnis yang dapat berkompetisi secara sehat dengan memanfaatkan media. (*)
