RXT Digital Limited Luncurkan Obligasi Senilai 500 Juta Dollar

RXT Digital Limited luncurkan obligasi yang diedarkan ASA Securities Limeted, Greenpro Capital dan L&Y Lay Office senilai $ 500 juta
RXT Digital Limited luncurkan obligasi yang diedarkan ASA Securities Limeted, Greenpro Capital dan L&Y Lay Office senilai $ 500 juta
0 Komentar

JABAREKSPRES – RXT Digital Limited meluncurkan obligasi yang diedarkan melalui ASA Securities Limeted, Greenpro Capital dan L&Y Lay Office senilai 500 juta dollar Amerika.

Obligasi ini merupakan kolaborasi sangat penting dalam perkembangan Fintech Asia.

Juru bicara RXT Digital Limited Dato Muhamad Firdaus Azhar mengatakan, perjanjian kerjasama ini telah ditanda tangani di Hongkong.

Firdaus mengatakan, obligasi ini sangat menguntungkan bagi yang ingin terjun ke dalam investasi. Sebab, obligasi ini memiliki latar belakang jaminan ke depan seperti pada pengembangan proyek infrastruktur di Malaysia dan keberadaan Bitcoin land.

Baca Juga:KPU Jabar Butuh Rp 6,72 Miliar untuk Pengadaaan GudangKampung Cengek Kota Cimahi Hasilkan Sambal Khas Bercitarasa Tinggi

Peluncuran obligasi RXT Digital Limeted ini diharapkan akan memperkuat keberadaan investor dan memperluas jaringan untuk start-up fintech dan pusat inovasi untuk penelitian blockchain.

“Jadi proyek ini merupakan komitmen terhadap masa depan keuangan dan teknologi yang terdesentralisasi,” kata Firdaus.

Obligasi ini sangat cocok dimiliki oleh berbagai kalangan seperti para star-up ataupun lembaga keuangan dan para pemain obligasi professional yang ingin merencanakan masa depan lebih pasti.

Firdaus mengatakan, obligasi ini memiliki durasi selama lima tahun saja, dan akan diberikan benefit atau keuntungan pencairan bunga tahunan yang sangat menarik.

Terobosan ini merupakan bagian dari kolaborasi antara keuangan konvensional dengan dunia teknologi blockchain dan Web3 yang saat ini mengalami perkembangan begitu pesat.

Keberadaan “Bitcoin Land” telah dirancang untuk memberikan pendidikan digital, laboratorium blockchain, lantai perdagangan virtual, dan bahkan area rekreasi.

‘’Ini menjadikan ruang holistik untuk aktivitas kerja dan rekreasi terbaik,’’ kata Firdaus.

Baca Juga:Ngetes Samsung Galaxy Z Flip 5 Ambil Obyek Cepat, Hasilnya Memukau!Mahasiswa Universitas Subang Jadikan Rest Area Sagalaherang Kawasan Kuliner Desa Wisata

Firdaus menambahkan, negara Malaysia dengan kekayaan sejarah dan budaya memiliki latar belakang fitiristik dalam pengembangan Bitcoin land.

Saat ini posisi Malaysia di arena fintech global telah memiliki reputasi kuat sebagai pusat Web3. Asia yang telah memiliki perkembangan transformasi begitu cepat,’’ pungkas Firdaus. (yan).

0 Komentar