Warga Keberatan TPS Darurat Gedebage Jadi Alternatif Penampungan Sampah Pasar

Warga Keberatan TPS Darurat Gedebage Jadi Alternatif Penampungan Sampah Pasar
Pekerja melanjutkan pembuatan TPS darurat Gedebage di Kelurahan Rancanumpang, Gedebage, Kota Bandung. (Pandu Muslim/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna, sebelumnya mendorong agar Perumda Pasar bisa menghadirkan salah satu tempat yang bisa mengelola sampahnya sendiri. Pasalnya, dari 37 tempat di Kota Bandung, belum terdapat pasar yang bisa dijadikan benchmark dalam proses pengolahan sampahnya secara mandiri.

Apabila tak ada kesanggupan mengenai hal tersebut. Pihaknya memberikan alternatif lain kepada Perumda Pasar agar mempergunakan TPS Darurat di Gedebage, untuk mengolah sampah tersebut.

“Tapi kalau bener kaya gitu mah rada beurat oge (agak berat juga), akhirnya malah penuh juga. Secara, Gedebage kan luas tambah penduduknya banyak, seakan gali lubang tutup lubang,” ungkapnya.

Baca Juga:Harga Bapok di Pasar Mulai Tinggi, Disperindag Jabar: Tidak Terlalu NaikPolemik Pencabutan Izin GIM Belum Usai, Ombudsman Belum Tindak Lanjut

Di sisi lain, Budiawan menuturkan, hal tersebut dikhawatirkan malah menimbulkan ketergantungan sampah yang dihasilkan oleh pasar yang kemudian dibuang ke tempat tersebut. Apalagi Pemkot mengklaim bahwa masih terdapat sebanyak 1.600 ton sampah yang mayoritas dihasilkan oleh pasar.

“Namanya pasar ya, tiap hari terus beroperasi, sampah otomatis nambah terus. Kalau bener segitu (1.600 ton), takutnya terus aja dibuang kesini,” tandasnya.

“Di sini kan suka ada kontes mobil terus sama motor. Belum lagi ada kereta cepat, ditambah kalau Persib lagi main pasti rame. Tiap minggu banyak banget yang olahraga. Sayang kalau hal itu nantinya ngeganggu semuanya,” lanjutnya.

0 Komentar