Upaya Penyelesaian Sampah di Bandung Raya Terus Dilakukan

Upaya Penyelesaian Sampah di Bandung Raya Terus Dilakukan
Ist. Salah satu upaya penyelesaian masalah sampah di Kota Badung di masa darurat sampah. (Foto: Sandi Nugraha/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Persoalan sampah di wilayah Bandung Raya, pasca terjadinya kebakaran di Tempat Pembuagan Akhir Sampah (TPAS) Sarimukti pada beberapa bulan lalu, hingga saati ini belum dinyatakan usai.

“Karena yang menjadi zona super darurat (di TPAS Sarimukti) itu kan sudah habis. Jadi di zona satu kita dibantu dengan TNI, itu sudah kita tata dan diuruk dengan tanah. Kemudian, kita bisa ada luas lahan sekitar 1,3 hektare. Tapi intinya, sekarang kita sudah bisa memberikan kuota (sampah lagi) sebesar 5.811,5 ritase,” ujar Prima saat dikonfirmasi, Sabtu (14/9).

Oleh karena itu, pihaknya, tutur Prima, akan berupaya memaksimalkan upaya penyelesaian masalah sampah di Bandung Raya hingga masa darurat di tamggal 25 Oktober 2023 nanti, selesai.

Baca Juga:Pedagang Buku Palasari Bandung, Dilema Jual Buku Offline dan OnlinePasar Buku Palasari Bandung yang Kian Redup

“Tapi kalau dilihat dari perkembangan di lapangan, Kota Bandung itu sudah bagus sudah bisa mengurangi (sampah) dari hulunya. Tapi tidak terlalu signifikan dan tetap pada proporsi yang lalu,” pungkasnya. (San)

0 Komentar