Israel Diterpa Isu Kegagalan Intelijen dalam Mengupayakan Keamanan Usai Penyerangan Hamas

Israel Diterpa Isu Kegagalan Intelijen dalam Mengupayakan Keamanan Usai Penyerangan Hamas
Israel dikejutkan dan dihancurkan oleh serangan besar-besaran oleh kelompok-kelompok perlawanan Palestina yang menembus blokade Gaza dan melancarkan serangan terkoordinasi ke beberapa kota Israel di dekat perbatasan. (Foto: Reuters)
0 Komentar

JABAR EKSPRESIsrael dikejutkan dan dihancurkan oleh serangan besar-besaran oleh kelompok-kelompok perlawanan Palestina yang menembus blokade Gaza dan melancarkan serangan terkoordinasi ke beberapa kota Israel di dekat perbatasan.

Serangan tersebut, yang terjadi setelah peringatan 50 tahun perang Yom Kippur 1973, ketika Israel dikejutkan oleh serangan dari Mesir dan Suriah, mengungkap kegagalan sistem intelijen dan keamanan Israel.

“Ini terlihat sangat mirip dengan apa yang terjadi pada saat itu,” kata pensiunan Jenderal Giora Eiland, mantan kepala Dewan Keamanan Nasional Israel.

Baca Juga:Lebih Dari 2.000 Orang di Afghanistan Meninggal Usai Gempa Bumi Dahsyat MelandaPresiden Ukraina Kecam Serangan Roket Hamas, Desak Dunia untuk Mendukung Israel

“Kami akan membicarakannya ketika kami perlu membicarakannya,” katanya dalam sebuah konferensi pers dengan para wartawan.

Israel telah mencoba untuk menenangkan situasi di Gaza dengan menawarkan insentif ekonomi, seperti izin kerja bagi warga Gaza untuk bekerja di Israel atau Tepi Barat, sambil mempertahankan pengepungan yang ketat dan ancaman serangan udara yang terus-menerus.

Pemerintahan sayap kanan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, yang selalu membanggakan pencapaian keamanannya dan mengambil sikap garis keras terhadap kelompok-kelompok perlawanan Palestina, termasuk Hamas, terperanjat ketika ratusan pejuang Hamas menerobos pagar keamanan dan menyusup ke kota-kota Israel.

Serangan tersebut mengakibatkan korban jiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi Israel, dengan sekitar 300 warga Israel terbunuh dan lebih dari 1.500 orang terluka dalam satu hari.

0 Komentar