Jabar Ekspres – Sorotan soal pantai yang berada di Kampung Cibutun, Desa Sangrawayang kecamatan Simpenan, hingga hari ini masi hangat di perbincangan oleh khalayak luas.
Setelah sebelumnya, bentangan pantai Loji yang berada di kampung Cibutun itu menjadi atensi, pasca kelompok pemuda yang terhimpun dalam Pandawara Grup, berinisiatif melakukan Clean Up di area tersebut.
“Pantainya dulu pernah dipenuhi sekam padi, yang dimana sebelumnya, masyarakat membangun area pesawahan dan bermunculan tempat penggilingan padi, sehingga sekamnya dibuang ke sungai dan mengarah ke pantai tersebut, kemudian menjadi sorotan,” Ungkapnya kepada Jabar Ekspres saat di temui pada Rabu (4/10/2023).
Baca Juga:HUT TNI ke-78 Ketua DPRD Rudy Susmanto Berikan Pesan IniKeren! Belajar Dari Italy, Bengkel Al Bader Asal Depok Ciptakan MiniGP!
Kemudian, menurut penggiat sejarah Sukabumi itu, sekitar pada tahun 1904 kawasan Cibutun juga sempat akan dibuat Jalur perlintasan kereta api, yang menghubungkan Bandung-Ciletuh-Pelabuhanratu.
“Dulu sempat akan dibangun jalur kereta api Bandung, Ciletuh, Pelabuhanratu. Nah Cibutun itu di jadikan sebagai salah satu tempat stasiunnya,” Paparnya.
Menurut dirinya, yang juga merupakan penulis buku “Soekaboemi the untold story” itu, memaparkan bahwa bukan tanpa alasan dibangunnya jalur kereta api yang menginjak kawasan Cibutun tersebut.
Terlebih lagi menurut dirinya, pada tahun 1904 sedang ramai-ramainya soal kapal internasional, termasuk Pelabuhanratu yang sempat di jadikan embarkasi haji.
