Terpisah, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bogor, Irwan Purnawan, menegaskan belum ada pengajuan perizinan baik dari Nimo Land maupun dari BSS yang masuk ke pihaknya.
“Ke DPMPTSP belum ada permohonan atas nama Nimo Land. Kami membuka di register pendaftaran belum ada. Saya belum melihat dan sudah menanyakan, belum ada pengajuan izin dari PT Nimo Land. Silakan, bisa juga ditelusuri ke PUPR. Kalo ada ada perizinan ke kami dibahas dulu di PUPR dalam forum penataan ruang,” katanya.
Menurut Irwan, apabila Nimo Land bekerjasama dengan PT BSS akan mendirikan usaha wisata maka seharusnya terlebih dahulu menyelesaikan segala perizinan atau persoalan di bawah, baik dengan warga atau dengan penggarap.
Baca Juga:Tinjau Pasar Sederhana di Bandung, Zulkifli Hasan: Harga Stabil, Turun Dikit-dikitHarga Kian’Mencekik’, Pedagang Beras Pasar Gedebage ‘Elus Dada’
“Itu harus clear and clean. Ga bisa gitu aja. Harus dibereskan di bawah,”pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Camat Cijeruk Bangun Sapta belum memberikan keterangan apapun. (SFR)
