Fakta Baru Terungkap, Ada Luka Bacok di Dada Anak Perwira TNI yang Tewas Terbakar dan Sempat Unggah Status Tentang Kematian

ILUSTRASI: Polisi ungkap beberapa fakta baru kasus Anak perwira TNI yang tewas Terbakar di Lanud Halim Perdanakusuma.
ILUSTRASI: Polisi ungkap beberapa fakta baru kasus Anak perwira TNI yang tewas Terbakar di Lanud Halim Perdanakusuma.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Fakta baru kembali terungkap dari misteri kematian anak perwira TNI yang tewas terbakar di Pos Spion Lanud Halim Perdanakusuma. Dari hasil otopsi terhadap jenazahnya ditemukan beberapa fakta baru yang cukup mengejutkan.

Setelah hasil otopsi diterima polisi, diketahui, selain mengalami luka bakar, ternyata di tubuh korban CHR (16) anak perwira TNI yang tewas terbakar juga ditemukan enam luka bacokan benda tajam di bagian dada.

Bahkan luka tersebut mengenai organ hati yang menyebabkan pendarahan hebat, hingga diduga kematian korban juga bukan hanya karena luka bakar diseluruh tubuh yang dideritanya, namun juga karena kehabisan darah akibat luka bacokan tersebut.

Baca Juga:Putri Ariani Akan Terima Rp15 Miliar Jika Berhasil Sabet Juara Dalam Final AGT 2023Contoh Pola Hidup yang Sehat untuk Generasi Milenial dan Gen Z yang Sibuk

Hal ini diungkap oleh Kepala Rumah Sakit Polri Brigjen Hariyanto yang bertanggung jawab terhadap hasil otopsi korban.

“Kehabisan darah. Jadi, karena luka yang cukup parah, hingga ada darah keluar banyak di rongga perut, jadi mengenai hati,” ungkapnya kepada  kepada wartawan pada Selasa (26/9).

Jadi kesimpulan sementara penyebab kematian CHR adalah karena kehabisan darah, juga sempat menghirup udara bakaran sebelum akhirnya meninggal dunia.

Meski penyebab kematian korban sudah diketahui dari hasil otopsi, namun Polisi masih mendalami kasus tersebut. Terutama setelah ditemukan kejanggalan pada status terakhir korban di akun Robloxnya, dimana korban sempat menyinggung tentang kematian.

Hal ini diungkapkan Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Leonardus Simarmata, yang menyebutkan bahwa korban suka main game yang ada di Roblox.

“Karena ditemukan status di Roblox bertuliskan ‘Hi if you this, i probably already death’,” terang Kombes Leonardus kepada wartawan di Mako Polres Metro Jakarta Timur, pada Rabu (27/9).

Status tersebut diduga memberikan petunjuk tentang kematiannya, bahkan memberikan kesan bahwa status tersebut seperti pesan akan melakukan bunuh diri, atau sesuatu yang buruk akan terjadi padanya hingga mengakibatkan kematian.

Baca Juga:Cara Mengenali Potensi Diri untuk Menentukan Jenis Pekerjaan yang Cocok13 Sebab Lemahnya Iman Seorang Muslim dan Cara Mengobatinya

Meski begitu, Polisi mengaku masih akan menyelidiki dengan mengumpulkan bukti-bukti terkait kematian korban. Polisi mengaku belum menyimpulkan apakah korban bunuh diri atau dibunuh.

0 Komentar