JABAR EKSPRES – Pekan Kebudayaan Jawa Barat mengawali pembukaan jalannya hari kedua perhelatan West Java Festival 2023. Kegiatan yang digelar dari Monumen Perjuangan hingga Gedung Sate ini diikuti sebanyak 2.097 peserta dari berbagai daerah di 27 kabupaten/kota. Acara dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan Warisan Budaya Tak Benda 2023.
Selain itu, karnaval juga ingin menyoroti pentingnya memelihara serta melestarikan budaya tradisional sebagai bagian dari upaya merawat dan melindungi bumi. Dengan tema tersebut, diharapkan masyarakat lebih menghargai keberadaan serangga untuk menjaga keseimbangan ekosistem demi mengenali kekayaan budaya tradisional Jawa Barat kepada generasi yang akan datang.
“Hendaknya kita juga tidak mudah melupakan kebudayaan leluhur yang tentunya memberikan peran penting bagi keberlangsungan hidup kita hari ini. Memelihara serta melestarikan budaya tradisonal sebagai bagian dari upaya merawat dan melindungi bumi” jelas Benny.
Baca Juga:UMKM Untung Besar Capai Rp1,75 Miliar, Event West Java Festival Sukses DigelarBelum Nonton? Jadwal Film Air Mata Di Ujung Sajadah Hari Ini di CGV Jakarta!
Karnaval semakin meriah ketika Ridwan Kamil bersama sang istri, Atalia Praratya dan putra bungsunya, Arkana Aidan ikut serta meramaikan pertunjukan. Kehadiran Ridwan Kamil yang mengenakan kostum lebah pun menjadi pusat perhatian masyarakat yang menyaksikan jalannya karnaval budaya.
Selain Ridwan Kamil, karnaval juga diikuti kepala daerah dari 26 kabupaten/kota di Jawa Barat. Masing-masing memeriahkan parade dengan kostum bertema serangga yang unik dan kreatif.
Dalam acara ini diselenggarakan juga penyerahan penghargaan dari gubernur kepada bupati/walikota yang telah mengusulkan karya budayanya menjadi Warisan Budaya Tak Benda Jawa Barat.
54 Karya Budaya Sebagai WBTB Tahun 2023
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menetapkan 54 karya budaya sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Tahun 2023. Penetapan dilakukan setelah melalui beberapa tahapan yaitu pengusulan karya budaya oleh dinas-dinas yang membidangi kebudayaan di 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat serta pengkajian usulan karya budaya oleh tim ahli.
