JABAR EKSPRES – Mega Suryani Dewi tewas dengan tragis di rumah kontrakannya di Jalan Cikedokan, di depan kedua anak balitanya, dalam serangan mengerikan oleh suaminya yang berusia 25 tahun, yang kita kenal dengan inisial N.
Kejadian mengerikan ini terjadi dalam konteks keputusan Mega untuk mengakhiri hubungannya dengan suaminya, sebuah langkah yang di ungkapkan melalui unggahan Instagram Story-nya.
Dalam unggahan tersebut, dia dengan jujur mengungkapkan bahwa pernikahannya telah lama menjadi beban yang tidak sehat, di berikan banyak masalah, dan penuh dengan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Baca Juga:Satria Mahathir si “Pupa” Yang Viral Karena Alergi Terhadap Perempuan Yang Menggunakan Ponsel AndroidFakta Hubungan Spesial Fujianti Utami Putri dengan Pesepak Bola Asnawi Mangkualam
baca artikel lainnya: Cara Mudah Mengenali Gejala Awal Kesehatan Mental yang ‘Ngaco’
Dia merasa terdesak untuk berbicara di media sosial karena di dunia nyata, dia merasa terisolasi dan tak berdaya, dan ketakutan seperti ini telah menghantuinya selama berbulan-bulan.
“Kalo cuma di pandang sebelah mata dan di cap gabener sama orang mah kan aku udah pernah, gada rasanya. Yg aku takutin keadaan bikin aku nyerah lagi ke km. Masa iya sih selamanya aku harus ngalamin KDRT,” tulisnya.
Pada saat yang sama, Mega juga telah mengambil langkah hukum dengan mengajukan gugatan cerai kepada pihak berwajib. Dia berharap doa dan dukungan agar keputusannya untuk membebaskan dirinya dari hubungan yang tidak sehat ini dapat di permudah.
“Doain aku di permudah jadi jendes ya gais wkwk. Mudah-mudahan kali ini gak jilat ludah sendiri lagi. Jangan takut nikah, emang ini lagi apes aja di aku. Gak cari benar atau salah. Yang jelas KDRT tetap aja gapernah di benarkan,” ungkapnya dengan harapan yang dalam.
Namun, kisah Mega tidak hanya melibatkan KDRT yang di lakukan oleh suaminya. Dia juga menghadapi perlakuan yang tidak manusiawi dari pihak mertuanya.
Keadaan semakin memburuk sehingga Mega memutuskan untuk melarikan diri dari kontrakan tempat tinggal bersama suaminya, meskipun itu terjadi di tengah malam.
“Mirisnya, selain menjadi korban KDRT dari N, Mega Suryani Dewi juga mendapat perlakuan yang tidak mengenakan dari mertuanya. Ia pun memilih kabur dari kontrakan tempat tinggal dengan sang suami lantaran sudah terlewat batas. ‘Run jam 3 pagi dari mama mertua dan suami yang habis hajar aku habis-habisan. Aku sudah kek tahanan gak boleh kabur dari kontrakan. Makasih abang gojek sudah mau nolong aku biarpun gak sempat pakai sendal,’ papar Mega.”
