6 Hal yang Baiknya Dilakukan Jika Mendapat Mimpi Buruk

JABAR EKSPRES – Ketika seseorang mendapatkan mimpi buruk, sering kali mengalami ketakutan yang tidak beralasan, bahkan ada yang sampai mencari tafsir mimpi karena penasaran. Padahal Islam mengajarkan banyak hal tentang apa saja yang sebaiknya dilakukan saat mendapat mimpi buruk.

Mimpi bisa juga merupakan suatu petunjuk, seperti kisah Nabi Ibrahim yang mendapatkan perintah penting melalui mimpinya. Namun perlu kita ketahui seperti apa mimpi yang merupakan petunjuk dan mimpi yang hanya berasal dari setan.

Karena ternyata setan bisa mengganggu manusia melalui mimpi. Karenanya ada tiga hal yang perlu umat islam ketahui tentang mimpi agar bisa dengan benar menyikapinya.

Dilansir dari laman cahaya sunah, berikut tiga hal yang penting diketahui tentang mimpi.

Pertama, mimpi tidak semuanya benar

Sumber mimpi tidak selamanya datang dari Allah, bisa juga karena bawaan perasaan atau permainan setan.

Baca juga : Selalu Mimpi Buruk Normalkah? Simak Penjelasannya Disini

Disebutkan dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim, dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الرؤيا ثلاث حديث النفس وتخويف الشيطان وبشرى من الله

“Mimpi itu ada tiga macam: bisikan hati, ditakuti setan, dan kabar gembira dari Allah.”

Makna Hadits:

“Bisikan hati”: terkadang seseorang memikirkan sesuatu ketika sadar. Karena terlalu serius memikirkan, sampai terbawa mimpi.

“Ditakuti setan”: mimpi yang datang dari setan, bentuknya bisa berupa mimpi basah atau mimpi yang menakutkan.

Jenis mimpi yang ketiga adalah kabar gembira dari Allah. Mimpi ini adalah mimpi yang berisi sesuatu yang baik dan menggembirakan kaum muslimin.

(Keterangan Dr. Musthafa Dhib al-Bugha, salah seorang ulama bermazhab Syafi’i, dalam ta’liq untuk Shahih Bukhari)

Kedua, mimpi buruk berasal dari setan

Dari jenis mimpi di atas, mimpi buruk termasuk salah satu permainan setan kepada bani Adam. Mereka ingin menakut-nakuti manusia.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang kita menceritakan mimpi buruk kepada siapa pun.

Setelah kejadian itu, aku mendengar Nabi menyampaikan dalam salah satu khutbahnya, “Janganlah kalian menceritakan ulah setan yang mempermainkan dirinya dalam alam mimpi”

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan