JABAR EKSPRES – Abdul Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengungkap bagaimana proses dirinya bisa menjadi bakal calon Wakil Presiden (Cawapres) Anies Baswedan.
“Saya ditanya, PKB targetnya apa, targetnya calon presiden. NasDem apa targetnya, targetnya sama calon presiden,” lanjutnya.
Kemudian, mantan Menteri Tenaga Kerja (Menaker) tersebut mengatakan bahwa Surya Paloh juga mantap untuk mengajaknya bergabung.
Baca Juga:Janji Politik Cak Imin Jelang Pilpres 2024, Bakal Naikkan Dana Desa hingga Rp5 MiliarLangganan Banjir, Sungai Bandeng Kota Cirebon Ditinjau Anggota Wantimpres Agung Laksono
“Kalau mau sekarang juga salaman, kalau nggak mau, kita tidak usah ketemu sampai nanti akhir Pemilu,” kata Cak Imin menirukan kembali pernyataan Surya Paloh.
“Akhirnya setelah seluruh komunikasi dilakukan, alhamdulillah para kiai bersepakat. Jika tidak ada calon lain, apa pun yang terjadi harus nyalon tahun 2024,” lanjutnya.
Setelah semuanya rampung, kata Muhaimin, Partai NasDem dan PKB akhirnya berkoalisi dan mendeklarasikan pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) sebagai bakal Capres dan Cawapres di Surabaya pada 2 September 2023 lalu.
Semenatra itu berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, pendaftaran bakal Capres dan Cawapres dijadwalkan dimulai pada 19 Oktober sampai dengan 25 November 2023.
Hingga saat ini, Cak Imin dan Anies Baswedan pun terlihat tengah Bersiap untuk menghadapi Pilpres 2024 mendatang. (*)
