BRI Bukukan Green Loan Rp 79,4 Triliun untuk Dukung Transisi Energi

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI akan selalu mendukung pemerintah dalam menciptakan transisi energi.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI akan selalu mendukung pemerintah dalam menciptakan transisi energi.
0 Komentar

JABAREKPRES – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI akan selalu mendukung pemerintah dalam menciptakan transisi energi.

Direktur Kepatuhan BRI Achmad Solichin mengatakan, salah satu fokus pembicaraan dalam flagship event ASEAN Indo-Pacific Forum (AIPF) adalah mengerahkan strategi untuk memberikan kontribusi dalam mewujudkan Net Zero Emission (NZE) pada 2060.

BRI mengambil peran untuk mendukung dengan cara memberikan prioritas sustainable financing yang harus berlandaskan prinsip Environtmental, Social, dan Governance (ESG) baik dari sisi bisnis maupun operasionalnya.

Baca Juga:BRI Punya Posisi Penting Ciptakan Pertumbuhan Perekonomian di Kawasan ASEANLe Minerale Ajak Siswa SMPN 7 Kota Bandung Gunakan Konsumsi Air Sehat dengan Tumbler

‘’Jadi salah satu bukti di sektor lingkungan, BRI sudah membukukan untuk dapat mendukung pencapaian ENDC tersebut,’’ kata Achmad Solichin dalam keterangannya.

Untuk penyaluran kredit di sektor hujau, BRI telah memberikan sebesar Rp 79,4 Triliun pada triwulan II 2023.

Penyaluran kredit ini mengalami peningkatan signifikan jika dibandingkan pada 2022 yang mencapai Rp 75,5 Triliun.

‘’Kenaikan ini menunjukkan komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan,’’ ujar Solichin.

Menurutnya, komitmen Green Loan sudah menjadi prioritas untuk berikan dukungan pemberdayaan kepada masyarakat melalui penyaluran kredit untuk UMKM (social value).

Dalam konteks ESG atau keuangan berkelanjutan ini, akan menjadikan persereon well-govern company. Sebab dari total kredit  sebesar Rp 732,2 triliun, sebanyak Rp 5,7 triliun disalurkan untuk sektor energi baru terbarukan.

Selain itu untuk green transportasi, BRI telah menyalurkan Rp 12 triliun. Sedangkan untuk sumber daya hayati dan penggunaan lahan ramah lingkungan sebesar Rp 53,5 triliun dan lain-lain sebesar Rp 8,2 triliun.

Dukungan lain untuk transisi energi adalah menggunakan kendaraan listrik untuk operasional karyawan BRI.

Baca Juga:RXT Token Game Metaverse Pertanian Berbasis Blockchain Pertama di DuniaAtap Kelas SDN 042 Gambir Kota Bandung Roboh, Empat Siswa Terluka

Saat ini sudah ada 97 mobil litrik dan 50 motor litrik yang digunakan oleh karyawan dengan dukungan keberadaan SPKUL yang dibangun dilingkungan kantor pusat.

Tidak hanya itu, sebanyak 12 unit kerja yang telah menggunakan panel surya sebagai alternatif penggunaan listrik.

0 Komentar